nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korlantas Pakai Alat Canggih Selidiki Penyebab Kecelakaan di Tol Cipularang yang Tewaskan 7 Orang

Mulyana, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 19:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 28 525 2010550 korlantas-pakai-alat-canggih-selidiki-penyebab-kecelakaan-di-tol-cipularang-yang-tewaskan-7-orang-Mh3l5BmfyU.jpg Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri Menyambangi Korban Selamat dalam Kecelakaan Bus di Tol Cipularang (foto: Mulyana/Okezone)

PURWAKARTA - Jajaran kepolisian, sampai saat ini masih berjibaku untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tunggal Bus Bima Suci nopol A 7520 CS di Tol Cipularang KM 70+400, Senin (28/1/2019) pagi.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Refdi Andri menuturkan, saat ini jajarannya belum bisa menyimpulkan kronologis insiden tersebut. Karena, masih mendalami untuk mencari tahu penyebab pasti kecelakaan tunggal yang menewaskan 7 penumpang itu.

(Baca Juga: Cari Penyebab Kecelakaan di Tol Cipularang, Polisi Ungkap Posisi Terakhir Bangkai Bus) 

"Kami telah melakukan penyelidikan pertama di lokasi kejadian, termasuk menurunkan Tim Road Accident Rescue dan alat Traffic Accident Analysis (RAR-TAA)," ujar Refdi kepada Okezone saat menyambangi RSU MH Thamrin Purwakarta guna mengecek kondisi korban selamat.

 

Dengan begitu, sambung dia, sampai saat ini pihanya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. Mengingat, informasi yang diterima jajarannya, baik dari penumpang maupun sopir bus nahas itu masih dangkal.

"Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebab pasti kecelakaan ini. Kami akan dalami semuanya, baik itu sopirnya, kelayakan kendaraanya, maupun kondisi jalannya. Mengingat, kejadian cuaca sedang hujan gerimis," kata dia.

Dia memastikan, hasil identifikasi ini bisa diketahui dalam kurung waktu 1x24 jam. Karena, pihaknya juga turut menurunkan alat TAA tersebut untuk mendalami kasus kecelakaan ini.

"Alat TAA ini, akurasinya sangat tinggi. Tingkat keakurasiannya 99 persen. Dengan alat ini nanti bisa diketahui kondisi sebelum, saat dan setelah kejadian. Dengan begitu, penyebab kecelakaan ini bisa disimpulkan nantinya," tambah dia.

(Baca Juga: Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang Bertambah Jadi 7 Orang)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini