nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenazah Pendaki Gunung Ditemukan Terbungkus Tenda

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 15:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 28 609 2010402 jenazah-pendaki-gunung-ditemukan-terbungkus-tenda-NnAW2fdkQE.jpg Pendaki Tewsa di Makassar (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Seorang warga meninggal dunia akibat kelelahan saat berada di jalur pendakian di pos 9 antara pos 10 Gunung Lompobattang. Diketahui korban bernama Nurmia (40), warga Desa Bonto Lohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Humas Kantor SAR Makassar Ade Hamsidar mengatakan saat itu Tim SAR gabungan menemukan jenazah Nurmia terbungkus dengan tenda berwarna biru di jalur antara pos 9 dan pos 10 Gunung Lompobattang.

Disebutkan Hamsidar tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, Mapala UMI, SAR Unhas, KSR PMI UMI, dan warga setempat. Tim SAR gabungan lalu mengevakuasi mayat warga tersebut.

"Korban bersama dua orang keluarganya saat itu melakukan pendakian ke puncak Gunung Lompobatang," kata Hamsidar kepada Okezone Senin (28/1/2019).

Baca Juga: Ribuan Pendaki Padati Puncak Gunung Lawu di Malam Tahun Baru

Pendaki

Dari laporan dari pihak kelurga korban, seperti yang diterima Tim SAR, warga itu mendaki sejak Rabu (23/1/2019). Sementara pihak keluarga baru melapor pada Jumat (25/1/2019) kemarin ke kantor Basarnas Makassar.

"Jadi kami menerima laporan dari keluarga untuk mengevakuasi korban yang telah meninggal dunia di puncak Gunung Lompobattang," jelas Hamsidar.

Sementara Tim SAR Mapala UMI Makassar yang lebih dulu tiba di lokasi penemuan korban langsung melakukan evakuasi mayat tersebut. Lalu dibantu oleh Tim SAR Gabungan menuju kaki gunung Lompo Battang.

Menurut informasi, awalnya warga tersebut, berniat mendaki lintas Gunung Lompobattang-Bawakaraeng, justru ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Anggota Mapala UMI, Ade Erlangga Saputra, yang turut dalam evakuasi tersebut mengatakan, Nurmia bersama dua orang keluarganya telah mendaki hingga di Pos 9.

Baca Juga: "Pendaki Berbikini" Taiwan Ditemukan Tewas Kedinginan Setelah Kecelakaan di Gunung

Evakuasi

Namun, karena cuaca buruk, korban mengalami masalah kesehatan, hingga meninggal dunia. Ke-dua keluarganya sempat membantu korban untuk turun, tetapi tak sanggup dan turun meminta bantuan.

"Korban ditemukan sekitar pukul 17:00 Wita. Terbungkus tenda berwarna biru di jalur Lompobattang tepatnya pos 9 lalu kami evakuasi pada pukul 18:37 Wita," kata Anggota SAR Mapala UMI, Ade Erlangga Saputra, yang turut dalam evakuasi tersebut.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini