Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPRD DKI Minta Masyarakat Tak "Termakan" Tabloid Indonesia Barokah

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 29 Januari 2019 |18:48 WIB
DPRD DKI Minta Masyarakat Tak
Tabloid Indonesia Barokah (Foto: Kuntadi)
A
A
A

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta meminta masyarakat Ibu Kota agar tak termakan konten yang ada di dalam Tabloid Indonesia Barokah. Munculnya tabloid itu ditenggarai bakal memecah belah kehidupan warga dalam menyongsong Pemilu 2019.

"Kalau memang katakanlah itu melanggar hukum, mungkin dari pihak Polri pasti sudah melakukan penghadangan atau melakukan penekanan terhadap peredaran majalah barokah ini," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono saat dihubungi, Selasa (29/1/2019).

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Puadi mengatakan, menemukan tabloid itu pada Minggu 27 Januari 2019 malam. Penemuan itu di empat masjid yang berbeda.

"Iya, di empat kecamatan ini ada di Cengkareng, Grogol Petamburan, Tambora dan Kebon Jeruk. Dan memang ini sudah lewat pengiriman sampai ke masjid," kata Puadi saat dihubungi kemarin.

(Baca Juga: PSI Ingatkan Pentingnya Lapangan Pekerjaan yang Ramah terhadap Perempuan

Gembong mengimbau, masyarakat harus bijak dalam menerima informasi jelang berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan tersebut. "Itu kan sebetulnya kalau bicara majalah Barokah kan tinggal masyarakatnya yang mencermati secara bijak," ujarnya.

Tabloid Indonesia Barokah 

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem, Bestari Barus mengatakan, kemunculan Tabloid Indonesia Barokah itu mencoreng kinerja jurnalis. Sebab, isi di dalam berita itu bukan berdasarkan fakta dan verifikasi dari lapangan.

"Ya, kasihan sama wartawan, udah capek-capek, tapi ada oknum yang meresahkan segera usut tuntas," katanya.

(Baca Juga: Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Tersebar Seluruh Indonesia, DIY Terbanyak)

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement