Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

LSI Sebut Debat Perdana Tak Terlalu Pengaruhi Elektabilitas Paslon

Muhamad Rizky , Jurnalis-Rabu, 30 Januari 2019 |16:03 WIB
LSI Sebut Debat Perdana Tak Terlalu Pengaruhi Elektabilitas Paslon
LSI Denny AJ (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei yang menunjukkan, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden baik Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasca debat perdana pada 17 Januari 2019. Hasilnya, pengaruh dari debat tidak terlalu signifikan terhadap pasangan calon.

"Pasca debat pertama kenaikan (elektabilitas) kedua pasangan tidak signifikan, Jokowi-Ma'ruf hanya 0,6% sementara Prabowo-Sandiaga hanya 0,4%," kata kata peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Rabu (30/1/2019).

 Baca juga: Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Debat Perdana Pilpres

Adjie mengatakan, elektabilitas keduanya tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan sebelum debat. Berdasarkan catatannya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf pada Desember 2018 sebesar 54,2% sementara Prabowo-Sandiaga 30,6%. Sisanya sebesar 15,2% masih rahasia atau belum menjawab.

 Debat Capres pertama (Okezone)

"(Sementara pasca debat) elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,8%, Prabowo-Sandi 31% dan 14,2% belum menjawab atau rahasia. Jadi debat enggak banyak pengaruh," tuturnya.

 Baca juga: TKN soal Debat Kedua Pilpres: Jokowi Paparkan Prestasi, Prabowo Belum Punya Apa-Apa

Adjie menambahkan alasan kenapa para pemilih tidak mengubah pilihan karena sebagian responden yang menyaksikan debat perdana tersebut sudah menentukan pilihan. Adapun jumlah responden yang menonton debat sendiri sebanyak 50,6%, dan yang menyatakan tidak menonton sebanyak 46,7%.

"Apakah debat punya efek untuk mengubah pilihan ini, kita tanyakan kepada mereka yang menonton debat, jawabannya tidak akan mengubah pilihan 82,1% karena umumnya mereka sudah menentukan pilihan sedangkan yang akan mengubah piliha 5,8%," tukasnya.

 Baca juga: Hadiri Konsolidasi PKS, Anies Bicara soal Merajut Indonesia Adil Makmur

Diketahui data tersebut diperoleh dari survei pada 18-25 Januari 2019 dengan 1.200 responden di 34 provinsi yang diwawancarai tatap muka, dengan metode multistage random sampling, dan margin of eror kurang lebih 2,8%.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement