nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Masih Gali Saksi Cari Tersangka Bus Terguling di Cipularang

Mulyana, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 14:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 31 525 2011922 polisi-masih-gali-saksi-cari-tersangka-bus-terguling-di-cipularang-A4WN0PacGt.jpg Bus Terguling di Tol Cipularang (Foto: Ist)

PURWAKARTA - Kepolisian hingga kini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tunggal Bus PO Bima Suci di Tol Cipularang KM 70+400. Sehingga belum ada penetapan tersangka, ditambah masih diperlukan pemeriksaan beberapa saksi.

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adipratama, ada saksi yang belum diperiksa salah satunya sang sopir bus. Sebab, ia masih menjalani perawatan karena mengalami luka berat.

"Sejauh ini, kami masih melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Termasuk penumpang yang selamat dan sopir. Untuk sopir, sampai saat ini statusnya masih saksi," ujar Ricky, Kamis (31/1/2019).

(Baca Juga: Polisi Temukan Ban Depan Bus Bima Suci Dalam Kondisi Pecah

Sopir bus tersebut, kata dia, atas nama Dede Suhaeri (40), warga Kampung Sukajadi Mekarsari, RT 01/02, Desa Pulomerek, Kecamatan Cilegon, Banten. Ia masih dirawat intensif di RS Rama Hadi Purwakarta dan disinyalir menjadi saksi kunci dalam kecelakaan tunggal itu.

 Evakuasi bus terguling di Tol Cipularang

Direktur Rumah Sakit Rama Hadi Purwakarta, Novi Christina Indrajaya membenarkan jika sopir bus masih menjalani perawatan medis. Luka yang dialami Dede terbilang serius.

"Pasien atas nama Dede ini, masih terbaring lemas di salah satu ruang perawatan. Mengingat, luka yang diderita pasien tersebut cukup serius," ujar Novuli saat dikonfirmasi Okezone.

Menurut Novi, saat dibawa ke RS, kondisi pasien mengalami luka berat. Di antaranya mengalami patah tulang selangka atau Fraktur Klavikula.

(Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Bus di Tol Cipularang, Nomor 3 Bikin Merinding

Kondisinya berangsur membaik namun belum bisa diizinkan pulang, dan sekarang ada di Ruang Lengkeng RS Rama Hadi.

"Melihat dari kondisinya, pasien tersebut butuh penanganan serius. Apalagi, bahu sebelah kanannya patah," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini