nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada 'Emak-Emak Sayang Vanessa', Desak Polisi Tangkap Konsumennya

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 01 519 2012389 ada-emak-emak-sayang-vanessa-mereka-desak-polisi-tangkap-konsumennya-CU7JyAAcR4.jpg 'Emak-Emak Sayang Vanessa' desak polisi tangkap pemakai jasa seksual Vanessa (Foto: Syaiful/Okezone)

SURABAYA – Ratusan ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas "Emak-Emak Sayang Vanessa Angel" menggelar aksi damai di depan Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (1/2/2019). Mereka mendesak polisi segera menangkap pria hidung belang atau user yang memakai jasa seksual Vanessa.

Diketahui, selama ini yang ditangkap polisi dalam kasus prostitusi online yakni muncikari dan Vanessa. Sedangkan user-nya, masih berkeliaran bebas. Emak-emak ini menuntut polisi untuk mengusut sampai tuntas kasus prostitusi online tersebut.

"Kami menuntut polisi supaya tidak hanya menangkap para mucikari dan Vanessa, tapi juga harus menangkap pria hidung belang," ujar Koordinator aksi, Rina Restu Wardhani, kepada wartawan.

Menurut Rina, dirinya keberatan Vanessa Angel dijadikan sebagai tersangka. Sebab Vanessa merupakan korban dari muncikari, sehingga membuat kaum wanita menjadi pemuas seks dari pria hidung belang.

(Baca Juga: Perjalanan Vanessa Angel 'Menjemput Rezeki' ke Surabaya Berujung Penjara)

"Kami memiliki kepedulian terhadap kasus ini, karena mereka juga mempunyai anak perempuan. Kita berharap pak Kapolda mengusut tuntas pelaku dan lelaki hidung belangnya segera ditangkap," kata Rina.

Emak-emak tersebut saat turun ke jalan membawa sejumlah poster yang bertuliskan dukungan terhadap Vanessa Angel dan desakan pada polisi untuk mengungkap secara tuntas prostitusi online. Diantaranya bertuliskan "Wanita Adalah Korban" serta "Ungkap dan Tangkap Konsumen VA".

Diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel digerebek anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim saat bersama Rian di kamar hotel Vasa Surabaya pada 5 Januari 2019. Polisi juga menangkap muncikari Siska, Tentri, Fitria dan Windy. Serta model Avriellia Shaqqila.

Polisi menangkap Vanessa Angel dan Avriellia karena diduga terlibat kasus prostitusi online. Muncikari memasang tarif Rp80 juta sekali kencan untuk Vanessa. Sementara untuk Avriellia dipatok Rp25 juta sekali kencan.

Dalam perkembangannya, ternyata Vanessa melakukan praktek prostitusi online tidak hanya kali ini, tetapi sudah beberapa kali. Berdasarkan data dari rekening koran milik tersangka muncikati Siska, Vanessa mendapat transferan sebanyak 15 kali.

Polisi menetapkan tersangka pada empat muncikari dan Vanessa. Tiga muncikari ditahan, sedangkan satu muncikari dan Vanessa Angel dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan Avriellia statusnya masih saksi korban.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini