Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

NTT Nyatakan "Perang" Terhadap Demam Berdarah Usai Ribuan Warganya Terjangkit

Adi Rianghepat , Jurnalis-Sabtu, 02 Februari 2019 |12:29 WIB
NTT Nyatakan
Petugas melakukan fogging untuk mengurangi dampak demam berdarah di area wabah penyakit (Foto: Adi/Okezone)
A
A
A

Petugas kesehatan langsung terjun ke rumah masyarakat dan membagikan bubuk abate secara cuma-cuma dan memeriksa sejumlah tempat penampungan air warga. (Foto: Adi/Okezone)

"Pekerjaan harus dimulai dari hulu dengan melakukan sejumlah aksi pemberantasan sarang nyamuk dengan pola mengubur, menutup dan menguras semua tempat dan barang yang bisa menjadi sarang kembang biak jentik nyamuk anopheles," katanya.

Secara kelembagaan dinas kesehatan provinsi telah memberi sejumlah bantuan untuk bisa menekan dampak lain dari mewabahnya DBD di sejumlah daerah. Bahkan Kementerian Kesehatan juga telah merespon untuk segera menyalurkan sejumlah bantuan berupa cairan larvasida.

"Semuanya itu akan digunakan untuk penanganan penyebab penyakit DBD ini," katanya.

Dia juga mengatakan, koordinasi dengan paramedis di rumah sakit dan puskesmas serta sejumlah fasilitas layanan kesehatan lain terus dilakukan, dalam kaitan dengan percepatan penanganan penderita. Hal ini dimaksud untuk memungkinkan menekan jatuhnya korban meninggal.

"DBD ini jika ditangani dengan cepat probabilitas untuk kematian itu bisa diperkecil," katanya.

Pasien Rumah Sakit Terus Meningkat

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement