nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Karangetang Erupsi Puluhan Warga Diungsikan

Subhan Sabu, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 17:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 02 340 2012972 gunung-karangetang-erupsi-puluhan-warga-diungsikan-DvRkh6GALx.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SITARO - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali erupsi dengan mengeluarkan guguran batu lava panas, yang melewati jalur kali Marebuhe dan kali Batuare di Kampung Batubulan, Kecamatan Siau Barat Utara.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Karangetang, Didi Wahyudi P Bina mengatakan, gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III, namun asap kawah tidak teramati sementara bau belerang tercium sampai ke pos PGA. Visual dari kampung batubulan, teramati ujung guguran/leleran ke arah kali Malebuhe, 2.500 m dari puncak Kawah 2.

"Gunung Karangetang berstatus siaga level III. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.25 mm, dominan 0.25 mm," ujar Didi Wahyudi P Bina, Sabtu (2/2/2019).

Jarak guguran lava panas dengan pemukiman warga sekitar 300 meter dan jarak guguran lava panas dengan ruas jalan antara Lind 1 Kampung Batubulan dan Lind II Kampung Batubulan sekitar 200 meter.

Untuk sementara jumlah masyarakat yang di evakuasi dari kampung Batubulan ke Kampung Kawahang berjumlah enam kepala keluarga, dengan rincian laki- laki 8 Orang, Perempuan 10 Orang, Anak-Anak 4 Orang, total 22 Jiwa diungsikan sementara.

 sd

BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro sampai saat ini masih terus melakukan pendataan ulang karena para warga yang dievakuasi menempati rumah saudaranya yang di kampung kawahang.

"Semua warga tersebut dievakuasi di karenakan tempat tinggal mereka dekat dengan Kali Marebuhe dan Kali Batuare," ujar Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Bob Wuaten.

Pihak BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro bersama dengan TNI-Polri mengimbau kepada masyarakat yang masih sementara bekerja di dekat Kali Marebuhe dan Kali Batuare agar segera berhenti melakukan aktifitas pekerjaan.

"Kami sementara melakukan evakuasi masyarakat yang dekat dengan Kali Marebuhe dan Kali Batuare untuk Pindah ketempat yang lebih aman," tambah Kapolsek Siau Barat, Kompol Johanis Sasobohe.

Akses jalan antara Lind I dan Lind II Kampung Batubulan Kecamatan Siau Barat Utara yang dilewati lava panas ditutup sementara dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat malam hari apabila terjadi guguran lahar atau awan panas.

"Saat ini Guguran Lava Panas dari Gunung Karangetang sementara Berlangsung. Untuk sementara belum ada korban jiwa dan evakuasi berjalan aman dan lancar," jelas Johanis.

 ss

Sementara itu, pihak Pos Pengamat Gunung Api Karangetang mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung/wisatawan, untuk tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas pada radius 2,5 km dari kawah 2 bagian utara dan perluasan ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya sejauh 3 km.

"Masyarakat diharapkan untuk menyiapkan masker penutup hidung dan mulut jika terjadi hujan abu," pungkas Petugas Pos Pengamat Gunung Api Karangetang, Didi Wahyudi P Bina.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang selama musim hujan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar hujan dan banjir bandang, terutama di sepanjang bantaran kali Batuawang hingga ke pantai.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini