nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satgas PAS Kemenkum HAM Sulsel Sidak Napi Korupsi di Lapas Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 03:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 02 609 2012769 satgas-pas-kemenkum-ham-sulsel-sidak-napi-korupsi-di-lapas-makassar-VBUtIryTb3.JPG

MAKASSAR - Tim Satgas Kamtib Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Kelas 1 Makassar Jumat (1/2/2019) malam sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan pantauan di lapangan, satu persatu ruangan di dalam lapas digeledah oleh petugas. Baik di blok tahanan pidana korupsi maupun di blok tahanan pidana umum (pidum). Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sulsel, Marasidin Siregar mengatakan, penggeledahan ini sebenarnya sudah terjadwal.

"Kita melaksanakan penggeledahan Lapas Klas 1 Makassar. Ini sudah terjadwal tapi pelaksanaannya kita dadakan," kata Marasidin kepada Okezone di lokasi.

Dalam penggeledahan itu kata dia, melibatkan Kepala Lapas Makassar, Budi Suwarno sebagai penanggungjawab di lapas tersebut. Penggeledahan itu kata dia, bertujuan untuk membuktikan ke masyarakat bahwa imej yang berkembang di masyarakat tidaklah benar. Di mana Lapas Makassar kerap diisukan memiliki fasilitas mewah bagi tahanan kasus korupsi.

"Harapan kami bahwa ini suatu bukti nyata bahwa di dalam imej masyarakat bahwa kondisi di dalam Lapas Makassar blok-blok Tipikor mewah dengan fasilitas mewah. Tapi di sini saya kira teman-teman pers yang ada di sini bisa melihat. Kalaupun ada berita dikatakan ada kulkas kita sudah lihat sendiri kulkas tidak ada," tuturnya.

Sidak Lapas Makassar

Hanya saja saat penggeledahan, tim justru menemukan kamar tahanan yang melebihi kapasitas. Di sana terdapat napi koruptor berjumlah 220 orang. Sedangkan kapasitas Lapas Tipikor hanya sekitar 150 orang saja.

"Bahwa yang seyogyanya kapasitas kamar itu hanya tujuh orang diisi ada yang 13 sampai 11 dan bervariasi dan tetapi sudah jelas sudah di atas kapasitas kamar itu sendiri. Baru yang kedua alas tidurnya juga ada yang di atas tikar. Kalaupun ada kasur yang biasa digunakan di rumah nonton depan TV itu hanya tikar biasa," kata Marasidin.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini