Ratu Elizabeth II Akan Dievakuasi jika Brexit Picu Kerusuhan di London

Rachmat Fahzry, Okezone · Minggu 03 Februari 2019 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 03 18 2013188 ratu-elizabeth-ii-akan-dievakuasi-jika-brexit-picu-kerusuhan-di-london-JwCTP8q2Hn.jpg Ratu Elizabeth II. Foto/Reuters

LONDON – Ratu Elizabeth II beserta anggota kerajaan Inggris akan dievakuasi bila terjadi kerusuhan di London akibat proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (EU) atau Brexit mengalami hambatan.

Laporan Sunday Times menyitir Reuters, Minggu (3/2/2019) para pejabat Inggris telah menghidupkan kembali rencana darurat Perang Dingin untuk mengevakuasi keluarga kerajaan.

“Rencana evakuasi darurat ini telah ada sejak Perang Dingin, tapi rencana ini mewaspadai kerusuhan jika Brexit tidak menghasilkan kesepakatan," lapor Sunday Times, mengutip sumber tanpa nama dari Kantor Kabinet pemerintah, yang menangani masalah administrasi.

Foto/Reuters

Pemerintah Inggris sedang berjuang mendapatkan dukungan parlemen untuk menyetujui kesepakatan transisi dengan EU sebelum batas waktu Brexit pada 29 Maret mendatang.

Baca: Menjelang Brexit, Permohonan Paspor Irlandia dari Warga Inggris Meningkat 

Baca: PM Inggris Mungkin Minta Bantuan Uni Eropa Terkait Brexit

Pada saat yang sama, pemerintah dan pelaku bisnis juga menyiapkan rencana cadangan bila Brexit tidak menghasilkan kesepakatan.

Kelompok-kelompok bisnis telah memperingatakan kerusuhan kemungkinan akan terjadi bila terjadi penundaan panjang terhadap impor EU akibat pemeriksaan baru bea cukai. Mereka juga memperingatkan kemungkinan kelangkaan pangan dan obat-obatan.

Foto/Reuters 

Pidato tahunan Ratu, yang berusia 92 tahun tersebut, kepada organisasi-organisasi perempuan setempat pada bulan lalu secara luas dianggap sebagai seruan bagi para politikus untuk mencapai kesepakatan Brexit.

Legislator pendukung Brexit Jacob Rees-Mogg mengatakan kepada Mail on Sunday bahwa penerapan rencana itu menunjukkan kepanikan yang tidak perlu oleh para pejabat terkait Brexit yang tidak menghasilkan kesepakatan. Dia mengatakan keluarga kerajaan sebelumnya tetap tinggal di London saat pengeboman Perang Dunia II.

Tapi, Sunday Times mengatakan seorang mantan perwira kepolisian yang ditugaskan mengawal keluarga kerajaan, Dai Davies, memperkirakan Ratu Elizabeth II akan dipindakan ke luar London jika terjadi kerusuhan.

"Jika terjadi masalah di London, sudah pasti Anda akan memindahkan keluarga kerajaan menjauh dari lokasi-lokasi penting itu," kata Davies

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini