JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menantang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) untuk membuat partai politik. Tantangan itu muncul setelah orang nomor satu di partai berlambang bulan sabit itu geram dengan adanya maklumat dari HRS yang menyuruh anggota FPI keluar dari PBB.
Menanggapi hal itu, Juru bicara FPI, Slamet Maarif mengatakan, HRS tak akan meladeni ocehan dari Yusril Ihza Mahendra tersebut. Menurut dia, pria berusia 53 tahun itu bukan merupakan seseorang yang haus akan kekuasaan, sehingga akan membuat suatu partai politik untuk mendapatkan sebuah jabatan.
“HRS tidak haus kekuasaan, jadi tidak akan buat partai,” kata Slamet kepada Okezone, Minggu (3/2/2019).
Sebelumnya, Yusril menyebut PBB merupakan partai yang berdaulat dan tidak bisa didikte oleh siapapun termasuk Habib Rizieq Shihab. Yusril bahkan menantang Habib Rizieq untuk membuat partai perlawanan jika memang dia mampu.
"Kalau Habib Rizieq mau mendirikan perlawanan, silakan saja bikin partai sendiri daripada mau mengobok-obok PBB dari dalam. Kita lihat saja nanti, mampu tidak Habib Rizieq bikin partai. Jangan hanya omong kosong saja," tuturnya.