Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag Beberkan Perbedaan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 04 Februari 2019 |17:56 WIB
Menag Beberkan Perbedaan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia
Haji (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah memastikan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Indonesia merupakan yang paling murah ketimbang negara-negara lainnya di Asia Tenggara atau ASEAN. Walaupun, dalam dolar Indonesia lebih besar dibandingkan Malaysia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerangkan, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, rata-rata biaya haji Brunei Darussalam berkisar di atas USD8.000. Atau tepatnya, USD8.738 (2015), USD8.788 (2016), USD8.422 (2017), dan USD8.980 (2018).

 Baca juga: Biaya Haji Indonesia Termurah Se-ASEAN

Sementara untuk Singapura, rata-rata di atas USD5.000, yakni USD5.176 (2015), USD5.354 (2016), USD4.436 (2017), dan USD5.323 (2018). Sementara Malaysia, rata-rata biaya haji sebesar USD2.750 (2015), USD2.568 (2016), USD2.254 (2017), dan USD2.557 (2018).

 Haji

Dalam USD, rata-rata BPIH Indonesia pada 2015 sebesar USD2.717. Sementara tiga tahun berikutnya adalah USD2.585 di 2016, USD2.606 di 2017, dan USD2.632 di 2018.

 Baca juga: 16 Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Dibangun Tahun Ini

"BPIH Indonesia lebih tinggi dari Malaysia. Namun, sebenarnya lebih murah. Sebab dari biaya yang dibayarkan jamaah, ada USD400 atau setara SAR1.500 yang dikembalikan lagi kepada setiap jemaah haji sebagai biaya hidup (living cost) di Tanah Suci," kata Lukman dalam siaran persnya, Senin (4/2/2019).

Lukman memaparkan, saat pelunasan biaya haji, calon jamaah haji Indonesia harus membayar BPIH yang di dalamnya termasuk komponen biaya hidup. Komponen biaya tersebut, kata dia. Pada dasarnya bersifat dana titipan saja.

 Baca juga: Kemenag Siapkan Asuransi Jiwa untuk Jamaah dan Petugas Haji, Ini Ketentuannya

"Saat di asrama haji embarkasi, masing-masing jamaah yang akan berangkat akan menerima kembali dana living cost itu sebesar USD400 atau setara SAR1.500," paparnya.

"Jadi sebenarnya pada kenyataannya jemaah haji tahun 2019 ini rata-rata hanya membayar USD2.081," tambahnya.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement