nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Teror Bakar Mobil di Semarang, TNI Dinilai Perlu Dilibatkan untuk Pengamanan

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 12:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 04 512 2013487 marak-teror-bakar-mobil-di-semarang-tni-dinilai-perlu-dilibatkan-untuk-pengamanan-OvERcUSSUZ.jpeg Mobil

SEMARANG – Maraknya teror pembakaran kendaraan bermotor di Semarang Raya, Jawa Tengah, mengakibatkan keresahan warga. Aparat TNI dinilai perlu dilibatkan untuk patroli keamanan agar bisa menciptakan ketenangan di tengah masyarakat.

“Kami kira perlu koordinasi dengan TNI sehingga ini bisa bersama-sama untuk melakukan pemantauan sekaligus untuk mencegah, karena patroli sangat diperlukan sekali untuk mencegah tindakan-tindakan yang mengarah pada ketidaknyamanan masyarakat,” kata Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu, Senin (4/2/2019).

“Perlu juga koordinasi Pak Gubernur, Pak Kapolda Jawa Tengah sehingga yang kami monitoring bagaimana kesiapan untuk ke depan, agar ini tidak terjadi lagi. Termasuk koordinasi dengan Pangdam ini harapan kita. Bahwa semua institusi sesuai dengan kewenangan masing-masing terutama TNI, kepolisian, dan pemerintah daerah,” tuturnya.

Teror Pembakaran Mobil di Jateng

Dengan koordinasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, akan menjadi bukti negara hadir untuk untuk memberi pengayoman kepada masyarakat. Terlebih menjelang perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2019, teror semacam ini akan sangat mudah diseret pada ranah politik.

“Kami yakin bahwa negara hadir untuk memberikan pengayoman kepada masyarakat melalui aparat penegak hukum dan pemerintah di Jawa Tengah. Tentu pembakaran dan sebagainya ini kan merupakan perbuatan tindak pidana dan ini menjadi kewenangan dari aparat penegak hukum,” tuturnya.

(Baca Juga : Buru Pelaku Teror Bakar Kendaraan, Polisi Cermati CCTV)

“Kami dari Ombudsman senantiasa melakukan monitoring bagaimana pelayanan-pelayanan di kepolisian dan juga pemerintah daerah supaya ini (teror) tidak mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya.

Sekadar diketahui, teror pembakaran kendaraan di sejumlah daerah di Jateng mengakibatkan keresahan warga. Pelaku kebanyakan bergerak pada pada dini hari sekira pukul 03.00 WIB hingga menjelang Subuh. Mereka menggunakan kain yang dibasahi minyak dan dibakar, kemudian dilempar ke kendaraan roda empat maupun roda dua.

(Baca Juga : Marak Teror Bakar Mobil di Jateng, Syafril Nasution: Pelaku Cari Perhatian)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini