Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh Bocah 'Disunat Jin' di Solo, Begini Penjelasan Dokter

Agregasi Solopos , Jurnalis-Rabu, 06 Februari 2019 |16:25 WIB
Heboh Bocah 'Disunat Jin' di Solo, Begini Penjelasan Dokter
(Foto: Solopos)
A
A
A

"Ini juga salah satu mitos yang tersebar. Pasalnya parafimosis itu terjadi ketika kulup penis menarik ke belakang dan tak bisa kembali lagi. Perlu tindakan medis dengan segera," ujar Mahdian.

Parafimosis terjadi ketika ada kelainan pada kulup penis yang memiliki diameter kecil. Dalam kondisi yang diyakini 'disunat Jin'. Kulit ujung penis tidak sengaja tertarik ke belakang hingga kepala penisnya menyembul.

Namun disisi lain, kulit ujung penis tersebut justru mengunci batang penis sampai tidak bisa kembali ke posisi normal. Ini yang perlu diwaspadai dan butuh tindakan sunat medis.

Pasalnya jika sudah mengunci, maka dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, aliran darah tidak lancar, hingga terjadi pembusukkan.

"Beda sama fimosis yang kulitnya tidak bisa ditarik ke belakang. Parafimosis justru bisa ke belakang dan enggak bisa balik lagi. Sebaiknya langsung pada hari itu juga si anak perlu disunat agar tidak terjadi penyempitan pembuluh darah," ujarnya.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement