Pihaknya juga sudah memperoleh laporan pihak korban pembakaran mobil juga tidak memiliki masalah. Baik piutang dengan pihak atau pun punya pertikaian dengan kelompok tertentu.
"Maka ini, memang sangat acak polanya. Dan semuanya belum terbaca motif-nya," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ganjar berpesan kepada para pelaku teror agar jangan lagi mengganggu ketenangan, ketenteraman dan kedamaian di Jateng. "Saya mengingatkan saja. Jangan ganggu Jawa Tengah, jangan ganggu Indonesia. Apalagi, dalam masa masyarakat sedang merayakan jelang pesta demokrasi. Sehingga, ini menjadi gangguan yang tidak mengenakkan dan ada kerugian harta," katanya.
Saat ditanya apakah ada kecurigaan teror tersebut ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang sebentar lagi digelar? Ganjar menjawab tidak memiliki kecurigaan tersebut.
"Jawa Tengah terkenal sejuk, damai masyarakatnya iklimnya kondusif. Wong, saya mengalami Pemilihan Gubernur saja, Pemilihan Bupati serentak, sejuk-sejuk saja. Tidak ada kejadian seperti ini," katanya.