nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ganjar: Teror Pembakaran Mobil Dilakukan Orang Terlatih

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 18:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 06 512 2014452 ganjar-teror-pembakaran-mobil-dilakukan-orang-terlatih-HqSSzFNggf.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menduga teror pembakaran mobil di sejumlah tempat, baik di Semarang, Kabupaten Semarang maupun di Kabupaten Kendal dilakukan oleh orang terlatih.

“Kalau kita melihat motif-nya sampai hari ini belum ada yang tahu. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Pak Kapolda dengan Pak Pangdam, kita terus mencari, kita terus mengidentifikasi," ujarnya, dalam wawancara di Semarang, Rabu (6/2/2019).

Ganjar menyampaikan, dari koordinasi tersebut, pola teror pembakaran mobil belum bisa diketahui. Pola yang dilakukan oleh peneror, cenderung acak dan tidak meninggalkan apa pun. "Relatif jejaknya itu bersih. Saya menduga orangnya (peneror) ini cukup dilatih, cukup terlatih," katanya.

(Baca Juga: Teror Pembakaran Mobil Diduga Merambah Grobogan, Angkot Hangus Dilalap Api

Menurutnya, jika dikaitkan dengan sejumlah kejadian yang terjadi di Jateng, tidak ada yang dapat disangkutpautkan. Sebab, di wilayah yang dipimpinnya tersebut, tak ada kejadian satu pun yang sampai membuat orang bertindak semacam itu.

"Di Jawa Tengah tidak ada kejadian yang luar biasa. Yang mendorong orang marah semarah-marahnya sehingga membakar. Saya juga tidak mendapatkan informasi adanya pertentangan antar-kelompok," katanya.

Teror pembakaran mobil 

Pihaknya juga sudah memperoleh laporan pihak korban pembakaran mobil juga tidak memiliki masalah. Baik piutang dengan pihak atau pun punya pertikaian dengan kelompok tertentu.

"Maka ini, memang sangat acak polanya. Dan semuanya belum terbaca motif-nya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ganjar berpesan kepada para pelaku teror agar jangan lagi mengganggu ketenangan, ketenteraman dan kedamaian di Jateng. "Saya mengingatkan saja. Jangan ganggu Jawa Tengah, jangan ganggu Indonesia. Apalagi, dalam masa masyarakat sedang merayakan jelang pesta demokrasi. Sehingga, ini menjadi gangguan yang tidak mengenakkan dan ada kerugian harta," katanya.

Saat ditanya apakah ada kecurigaan teror tersebut ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang sebentar lagi digelar? Ganjar menjawab tidak memiliki kecurigaan tersebut.

"Jawa Tengah terkenal sejuk, damai masyarakatnya iklimnya kondusif. Wong, saya mengalami Pemilihan Gubernur saja, Pemilihan Bupati serentak, sejuk-sejuk saja. Tidak ada kejadian seperti ini," katanya.

Ganjar meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas para pelaku dan menyelesaikan persoalan itu sesuai dengan hukum. "Kepada para pengganggu Anda saya peringatkan. Kita akan kejar dan minta pertanggung jawabannya secara penuh. Saya meminta aparat penegak hukum agar tidak ragu (ambil tindakan tegas)," katanya.

(Baca Juga: Penyelidikan Teror Bakar Mobil di Jateng Dinilai Sulit, Polri: Pelaku Sangat Mempersiapkan!

Berkaitan dengan langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Ganjar menyebutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk dengan pemerintahan kabupaten/kota. Pemprov Jateng pun menggalakkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) oleh masyarakat.

"Koordinasi kami dengan Forkopimda dan kabupaten/kota, sama dengan yang dilakukan Kapolrestabes Semarang. Kita juga akan giatkan lagi pengamanan di kampung-kampung. Jika warga melihat ada orang berboncengan dan mencurigakan segera foto dan laporkan. Kita jaga keamanan bersama-sama,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini