Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Puisi 'Doa yang Ditukar', Fadli Zon Dianggap Ngelantur

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 06 Februari 2019 |13:24 WIB
Soal Puisi 'Doa yang Ditukar', Fadli Zon Dianggap <i>Ngelantur</i>
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Puisi bernada sindiran berjudul "Doa yang Ditukar" oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon menuai kecaman, salah satunya datang dari santri Nahdlatul Ulama (NU).

Intelektual muda NU, Ubaidillah Amin mengecam puisi Fadli tersebut. Menurutnya, puisi Fadli sangat jauh dari kata pantas.

(Baca Juga: 'Doa yang Ditukar' Karya Fadli Zon Dibalas TKN dengan Puisi 'Aku') 

"Kepada yang terhormat Fadli Zon, gaya komunikasi politik anda sudah ngelantur dan sembrono," ujar Ubaidillah dalam keterangan pers tertulisnya, Rabu (6/2/2019).

 

Ubaidillah lantas mendoakan agar Fadli mendapatkan hidayah serta bertobat. Sebab, puisi sindiran atas doa ulama tersebut sangat melukai hati para santri.

Tak hanya itu, Ubaidillah mengingatkan agar kubu Prabowo-Sandi berhenti melakukan semburan-semburan dusta, hoaks dan fitnah kepada masyarakat di tengah perhelatan Pilpres 2019.

"Anda menganggap siapapun yang tidak sepaham dan seide dengan pilihanmu bisa kau olok-olok seenakmu. Semoga Allah memberi hidayah untukmu," tutur alumnus Kairo Mesir ini.

(Baca Juga: Soal Puisi 'Doa yang Ditukar' Fadli Zon, TKN: Tidak Terpuji dan Memalukan) 

Sekedar diketahui, Fadli menulis puisi berjudul "Doa yang Ditukar" seiring viralnya video KH Maimoen Zubair yang mendoakan Prabowo Subianto. Padahal, Mbah Moen -sapaan akrabnya- sedang berada di samping Presiden Jokowi.

Mbah Moen juga telah memberikan klarifikasi bahwa dirinya mendoakan Jokowi dan memilihnya sebagai pemimpin nasional di pesta demokrasi mendatang.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement