nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Campak Melanda Manila, 2 Juta Anak yang Belum Divaksinasi Terancam

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 14:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 07 18 2014832 virus-campak-melanda-manila-2-juta-anak-yang-belum-divaksinasi-terancam-pyBOt4K0e8.jpg Virus campak mengancam anak-anak di Filipina. (Foto: Jim Goodson/CDC/Science Photo Library)

PEMERINTAH Filipina menyatakan wabah virus campak sedang melanda Ibu Kota Manila. Departemen Kesehatan Filipina menyatakan sedikitnya 861 kasus terduga campak telah dilaporkan terjadi sejak 2 Februari 2019.

Para pejabat setempat mengatakan, sebanyak 50 orang yang sebagian besar anak-anak diyakini meninggal dunia akibat campak. Mereka juga menyebutkan, lebih dari 2 juta anak yang belum divaksinasi terancam terpapar virus campak.

Menteri Kesehatan Filipina Francisco Duque mengatakan kepada media setempat bahwa bronchopneumonia yang disebabkan komplikasi campak dapat mematikan. Oleh karena itu, dia mengimbau para orangtua membawa anak mereka untuk divaksinasi.

"Orangtua seharusnya tidak menunggu komplikasi terjadi karena bisa jadi akan terlambat," ujar Francisco.

Ilustrasi campak. (Foto: Bestonlinemd)

Masyarakat Filipina ditengarai enggan membawa anak mereka untuk diimunisasi di pusat kesehatan pemerintah setelah komplikasi yang timbul akibat vaksi demam berdarah dengue Dengvaxia.

Campak sendiri adalah penyakit yang sangat menular melalui batuk dan bersin, lalu menyebar dengan mudah lewat udara.

Gejala awal campak biasanya demam, batuk, pilek, dan mata merah. Ruam merah tampak pada wajah dan tubuh beberapa hari kemudian.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini