nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Densus 88 Dikerahkan Usut Pembakaran Kendaraan di Jawa Tengah

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 14:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 07 337 2014847 densus-88-dikerahkan-usut-pembakaran-kendaraan-di-jawa-tengah-oNgcuso0ki.jpg Teror pembakaran kendaraan terjadi di sejumlah kota di Jawa Tengah

JAKARTA - Polri membentuk Tim Khusus (Timsus) yang terdiri dari jajaran Bareskrim Polri, Densus 88 Antiteror dan Baintelkam Polri untuk mengusut adanya kasus dugaan teror pembakaran kendaraan di Semarang dan kota lainnya di Jawa Tengah (Jateng).

"Kami sedang berupaya mengungkap dan membentuk tim khusus Bareskrim, Densus 88, Baintelkam sudah bergerak ke Polda Jateng," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal dikantornya, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019).

Iqbal mengungkapkan, selain di jajaran pusat, Polda Jateng juga sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus yang diduga tersistematis ini.

Karena itu, Iqbal menegaskan, Polri akan mengungkap kasus ini sampai menemukan pelakunya. Mengingat, sambung Iqbal, apabila didiamkan, hal ini akan menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Kasus ini harus diungkap, kalau tidak terungkap akan menimbulkan keresahan. Kami akan ungkap kasus ini," ujar mantan Kapolrestabes Surabaya ini.

(Baca Juga: Teror Pembakaran Kendaraan Kembali Terjadi, Dua Motor Hangus di Semarang)

Selain penindakan, Iqbal menuturkan polisi juga melakukan upaya pencegahan dengan mengimbau masyarakat agar mengoptimalkan kembali sistem keamanan lingkungan. Patroli rutin, kata Iqbal, harus diintensifkan untuk meminimalisir ruang gerak pelaku.

"Upaya lain kami minta CCTV untuk ditambah. Tingkat kepedulian masyarakat kita juga minta ditingkatkan. Patroli polisi juga kita optimalkan di Jateng, khusus Semarang, Kendal dan Grobokan. Doakan saja kita mengungkap kasus ini dan kami yakin kami bisa ungkap kasus ini," tutur Iqbal.

Iqbal juga meminta masyarakat tak perlu resah dan panik akibat kejadian ini. Polri, lanjut Iqbal, menjamin masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa.

"Ini kan hanya sebagian kecil kelompok yang ingin menyampaikan teror. Ada beberapa petunjuk hampir semua korban itu tidak ada masalah dan kaitannya dengan dendam," ujar Iqbal.

(aky)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini