Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Trump: Penggunaan Kekuatan Militer di Venezuela adalah "Suatu Opsi"

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 08 Februari 2019 |09:04 WIB
Trump: Penggunaan Kekuatan Militer di Venezuela adalah
Donald Trump dan Nicholas Maduro. (Foto: AP)
A
A
A

PENGGUNAAN kekuatan militer yang mungkin dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro meningkatkan kekhawatiran tentang potensi jatuhnya korban jiwa dan konsekuensi lain yang tidak diinginkan akibat keterlibatan pasukan AS dalam konflik lain di luar negeri.

Wartawan VOA Brian Padden melaporkan, meskipun para pendukung opsi ini mengatakan hanya "kekuatan koersif" yang dapat membuat Presiden Nicolas Maduro mundur, mereka yang menentang opsi ini menilai tindakan AS justru dapat meningkatkan dukungan bagi pemimpin sosialis itu.

Presiden AS Donald Trump dalam pidato kenegaraannya Selasa 5 Februari 2019 mengatakan bahwa penggunaan kekuatan militer di Venezuela merupakan "suatu opsi" tetapi juga ditekankan kongres perlu menurunkan keterlibatan militer yang menelan banyak anggaran di seluruh dunia.

"Sebagai calon presiden dulu, saya pernah menekankan pendekatan baru. Negara besar tidak terlibat perang yang tidak ada habisnya," kata Trump.

Amerika Serikat, sebagian negara-negara di Amerika Latin dan Eropa, telah mengakui pemimpin Majelis Nasional Venezuela Juan Guaido sebagai presiden sementara negara itu. Mereka menilai Presiden Nicolas Maduro tidak memiliki legitimasi karena berbuat curang dalam pemilu presiden tahun lalu.

Kebijakan-kebijakan sosialis Maduro telah membuat perekonomian negara yang kaya minyak tersebut menuju kehancuran dengan terjadinya inflasi yang luar biasa besar, kelangkaan makanan dan obat-obatan, kemiskinan, serta jutaan orang melarikan diri ke luar negeri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement