nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Lokasi Adi Saputra Hancurkan Motor Jadi 'Tempat Bersejarah' Warganet

Qur'anul Hidayat, Jurnalis · Sabtu 09 Februari 2019 11:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 09 338 2015688 ketika-lokasi-adi-saputra-hancurkan-motor-jadi-tempat-bersejarah-warganet-i5C4rBmpbr.JPG (Foto: Instagram)

JAKARTA - Sejak 7 Februari 2019, kelakuan Adi Saputra menolak ditilang lalu menghancurkan motornya jadi topik hangat di media sosial. Bahkan, nama pria berusia 20 tahun itu sempat jadi trending topic di Twitter.

Video Adi yang dengan garangnya menghancurkan Honda Scoopy bernomor polisi B 6395 GLW, di depan Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) menyebar cepat di berbagai lini media sosial. Lokasi Adi merusak motornya hingga hampir tinggal rangka itu pun terekam dalam memori kebanyakan warganet.

Seorang warga yang melintas bahkan menyempatkan memfoto lokasi tersebut dan mengunggahnya ke medsos dengan keterangan 'Ada yang kenal sama ini tempat?'. Kemudian foto tersebut viral setelah diunggah @dramaojol.id yang memberi jawaban 'tempat bersejarah'.

(Baca juga: 5 Fakta Pria Rusak Motor karena Tak Terima Ditilang, Nomor 4 Sungguh Terlalu)

Hal yang terjadi selanjutnya, warganet beramai-ramai mengeluarkan 'jurus' komentar yang tak kalah kocak dan sarkas.

"Biarkan anak cucu kita tau betapa bersejarahnya tempat ini.. Wkwkwkwkw," tulis @alfisyahrinadi.

"Lokasi unboxing :(," tulis @raishamidy.

"Pernah terjadi kejadian yang sangat bersejarah. Unboxing Scoopy," tulis @abram_prasetia.

"Tempat penganiayaan scoopy," tulis @megadp16.

"Saksi hidup penyiksaan scoopy," tulis @wahyuanggara12.

"Untuk menghormati Sang Scoopy,saya berharap kepada pemerintah tangsel segera membuatkan Tugu/patung scoopy.thx," tulis @penabermakna11.

View this post on Instagram

tempat bersejarah

A post shared by Drama Ojek Online Indonesia (@dramaojol.id) on

Pasal Berlapis

Polisi menetapkan Adi Saputra sebagai tersangka atas sejumlah Pasal berlapis. Menurut Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, pelaku membeli sepeda motor bodong itu seharga Rp3 juta melalui Facebook. Uangnya diperoleh dengan bersusah payah dari menabung sebagai penjual kopi di Pasar Modern BSD.

"Kenapa tersangka bersikap reaktif saat ditilang? Karena yang bersangkutan selama ini untuk membeli sepeda motor dengan cara mengumpulkan uang dalam waktu yang cukup lama. Sehingga tersangka sedih dan marah saat ditilang," kata Ferdy di Mapolres Tangsel, Jumat (8/2).

Adi ditilang lantaran melanggar banyak aturan dalam berlalu lintas, di antaranya melawan arus, tak mengenakan helm, serta tak membawa kelengkapan surat kendaraan. Meski oleh petugas telah diberikan penjelasan, namun Adi tetap mendesak agar tak ditilang.

Selain itu, Adi yang nampak kesetanan sempat menghardik petugas yang merekam kejadian menggunakan kamera handphone. Hebatnya, petugas tak terpancing. Bahkan Bripka Oki dengan tenang tetap menulis keterangan pada kertas tilang yang dibawanya.

"Ancaman maksimalnya 6 tahun penjara," ujar Ferdy.

Honda Scoopy yang dikendarai Adi nampak masih terparkir di halaman belakang Mapolres Tangsel. Kondisinya nyaris tinggal bagian rangka disertai kabel-kabel yang masih menempel. Sedangkan bagian bodi luar telah tercopot dan hanya sedikit menyisakan patahan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini