nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usut Pengeroyokan Pegawai KPK, Polisi Periksa Dokter RS MMC

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 11:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 12 337 2016742 usut-pengeroyokan-pegawai-kpk-polisi-periksa-dokter-rs-mmc-iBicYfW2Ld.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan melakukan pemeriksaan terhadap Dokter Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta. Pemanggilan itu untuk keperluan pengusutan kasus dugaan pengeroyokan atau penganiayaan terhadap dua pegawai KPK.

"Untuk update kegiatan di Polda Metro Jaya, hari ini, kami rencananya memeriksa saksi dokter dari RS MMC Kuningan yang kami agendakan pukul 13.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Kepada dokter itu, Argo mengungkapkan, penyidik akan mendalami adanya proses operasi terhadap salah satu pegawai lembaga antirasuah yang diduga dikeroyok pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua ketika ada kegiatan di Hotel Borobudur, Jakarta.

"Untuk kami mintai keterangan berkaitan dengan kegiatan operasi. Kita tunggu saja. Yang melakukan operasi, cuma satu," tutur Argo.

Pegawai KPK yang dianiaya (Ist)

Penganiayaan itu menyebabkan pegawai KPK mengalami retak pada hidung dan luka sobekan pada wajah. Untuk memastikan kondisi dan kesehatan pegawai, KPK telah membawa mereka ke RS untuk dilakukan visum.

Penganiayaan itu bertepatan dengan adanya rapat antara Pemerintah Provinsi Papua, DPRD Papua, dengan pihak Kementerian Dalam Negeri terkait pembahasan hasil review terhadap RAPBD Papua Tahun Anggaran 2019. Belum diketahui pasti apakah ada kaitan penganiayaan ini dengan pertemuan tersebut.

(Baca Juga : KPK Minta Pemprov Papua Kooperatif Penuhi Panggilan Polisi)

Satu pegawai KPK pun masih dirawat di rumah sakit setelah mengalami penganiayaan itu. KPK telah melaporkan kejadian penganiayaan ini ke Polda Metro Jaya.

(Baca Juga : Pemeriksaan Saksi Pengeroyokan Pegawai KPK Diminta Dilakukan di Papua, Polisi Masih Tunggu Penyidik)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini