
"Lihat saja, selama ini yang dibakar kebanyakan kendaraan milik masyarakat menengah ke bawah, di daerah pinggiran, dan juga bukan kendaraan mewah. Mereka ingin menciptakan rasa takut kepada masyarakat kecil yang dianggap akan langsung menyalahkan pemerintah," tuturnya.
Politikus PDIP itu menegaskan, bersama Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro pihaknya terus berupaya untuk mengungkap kasus ini. Selain fokus pada penangkapan pelaku aksi teror, aksi-aksi pengamanan di masyarakat juga terus ditingkatkan.
"Saya meminta masyarakat untuk ikut berperan. Aktifkan lagi Siskamling, pasang CCTV, dan portal-portal untuk mengantisipasi terjadinya aksi teror dan gangguan keamanan hingga pesta demokrasi nanti," ucapnya.
(Baca Juga : Penembak Jitu Dikerahkan Cegah Teror Bakar Mobil Terulang)