nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gembong Narkoba El Chapo Dinyatakan Bersalah oleh Juri Pengadilan New York

Agregasi VOA, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 08:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 13 18 2017178 gembong-narkoba-el-chapo-dinyatakan-bersalah-oleh-juri-pengadilan-new-york-zpbDP8Tu90.jpg Penggambaran gembong narkoba Joaquin "El Chapo" di persidangan. (Foto: Reuters)

NEW YORK — Gembong narkoba Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman pada Selasa 12 Februari 2019 dinyatakan bersalah oleh juri di Pengadilan Federal New York, Amerika Serikat. Dia diketahui selama seperempat abad memimpin salah satu geng narkoba paling kuat di dunia.

Mantan pemimpin kartel Sinaloa berusia 61 tahun yang menjadi terkenal setelah upaya melarikan dirinya dari penjara Meksiko itu kemungkinan dijatuhi hukuman seumur hidup setelah dinyatakan bersalah menyelundupkan berton-ton kokain, heroin, methamphetamine, dan marijuana ke Amerika.

Guzman juga dinyatakan bersalah melakukan pencucian uang dan pemilikan senjata secara ilegal.

Dalam sebuah peradilan yang berlangsung selama tiga bulan, di mana sidangnya berlangsung bagai sebuah telenovela, istri Guzman yang juga mantan ratu kecantikan dan serangkaian simpanannya beserta para pengawal memberikan kesaksian.

(Baca juga: Raja Narkoba Meksiko El Chapo Disidangkan, IniTujuh Hal yang Perlu Diketahui)

Dalam pleidoi akhir bulan lalu, pengacara Guzman yakni Jeffrey Lichtman meminta juri tidak menjatuhkan hukuman atas dasar "kesaksian sampah" dari saksi-saksi yang diajukan pihak penuntut.

Lichtman mengatakan, Guzman dikambinghitamkan, dan pelaku sebenarnya dari operasi perdagangan narkoba adalah Ismael "El Mayo" Zambada yang merupakan pendiri lainnya dari Kartel Sinaloa.

Joaquin

Pihak penuntut atau pemerintah meminta juri agar jangan membiarkan Guzman melarikan diri lagi. Ini mengacu dari dua pelarian Guzman dari penjara yang spektakuler di Meksiko, dan terakhir lewat sebuah terowongan di bawah lantai kamar mandi selnya.

"Jangan biarkan dia melarikan diri dari tanggung jawab. Tuntut pertanggungjawaban atas kejahatannya, dan nyatakan dia bersalah atas semua butir," demikian pesan dari asisten jaksa federal Andrea Goldberg dalam tuntutannya.

(Baca juga: Mantan Presiden Meksiko Disebut Terima Suap Rp1,4 Triliun dari Raja Narkoba El Chapo)

Selama sidang ini pihak pemerintah mengajukan 56 saksi dan materi yang memberatkan, termasuk pembicaraan telepon antara Guzman dan pembantu-pembantunya, pembicaraan yang direkam secara diam-diam oleh informan, selama kurun waktu hampir tiga bulan.

Pihak pembela hanya memanggil satu saksi, seorang agen FBI, dalam upaya untuk memperlemah kesaksian pemasok kokain Guzman yang memberi keterangan yang memberatkan.

Strategi pembela dipusatkan pada serangan atas kredibilitas dari saksi-saksi. Mereka kini sedang menjalani hukuman penjara dan berharap hukuman mereka dikurangi sebagai imbalan atas kerja sama yang mereka berikan kepada penuntut.

Lichtman mengatakan, "Saksi-saksi itu tidak hanya mengaku berbohong dalam kehidupan sehari-hari, tetapi mereka juga berbohong pula di sini, di ruang pengadilan ini."

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini