JAKARTA - Kontingen Garuda RDB MONUSCO dalam menjalankan tugasnya sebagai pemelihara perdamaian di Kongo berhasil memfasilitasi pertemuan antarsuku di Desa Kisonja.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko dalam rilis tertulisnya, Republik Demokratik Kongo, Selasa (12/2/2019).
Diungkapkan Dansatgas, berbagai upaya dilakukan oleh satuan jajarannya tersebut untuk mendukung pemulihan konflik antarsuku pasca-pemilihan di Kongo.
"Mediasi pertemuan antarsuku dikemas dalam bentuk Joint Activities Mission (JAM) dengan melibatkan unsur personel UN Staff, personel Satgas, para kepala suku, warga Desa Kisonja dan Kakinga," katanya.
(Baca Juga: Aksi Heroik TNI Evakuasi Mobil Terseret Arus Deras di Inbate)
Selain membahas berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, juga dibahas tentang kesepakatan damai dan perjanjian mengakhiri konflik antara dua kelompok masyarakat yang berada di wilayah Desa Kisonja dan Kakinga.
Pada kesempatan tersebut, Dwi Sasongko juga menyampaikan, pertemuan antarsuku dapat memberikan dampak positif terhadap upaya pemeliharaan perdamaian yang dilakukan oleh pasukan PBB.
"Khususnya wilayah operasi yang menjadi tanggung jawab kita (Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO)," tuturnya
Hal Itu juga merupakan realisasi dari mandat yang diberikan oleh United Nations Department of Peacekeeping Operations (UNDPKO) dalam pelaksanaan perlindungan warga sipil (Protection of Civilian) dan pengamanan UN asset.
Terkait Kongo, alumni Akademi Militer Tahun 1998 ini menilai, Republik Demokratik Kongo merupakan Negara Afrika Barat yang sering mengalami perang saudara (Civil War). "Bermula dari pemberontak yang berseberangan dengan pemerintah dan menimbulkan Perang Kongo I dan II antara Tahun 1996 hingga 1998. Sehingga sampai saat ini banyak kelompok maupun suku yang saling memperebutkan daerah kekuasaan," tutur Dwi Sasongko.

Dwi menambahkan, di wilayah Desa Kisonja terdapat satu Standing Combat Deployment (SCD), yaitu Satgas Konga, yang bertugas untuk menjaga stabilitas situasi keamanan di Axis Kalemie menuju Bendera, Republik Demokratik Kongo.
(Baca Juga: Cara TNI Bangun Toleransi Bergama di Perbatasan RI-Timor Leste)
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Suku Desa Kisonja berharap agar keberadaan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO di wilayahnya dapat memberikan rasa aman dan dapat mencegah terhadap berbagai aksi tindak kejahatan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.