nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Kirim 322 Personel ke Afrika Jalankan Misi Perdamaian PBB

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 11:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 337 2017796 polri-kirim-322-personel-ke-afrika-jalankan-misi-perdamaian-pbb-SEi2Bxfl9V.JPG Kapolri melepas ratusan personel untuk menjalankan misi perdamaian PBB di Afrika (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri mengirimkan 322 anggota terbaiknya yang tergabung dalam personel kontingen Satgas Garbha II Formed Police Unit (FPU) 11, Satgas Garbha PU 1 MINUSCA, dan Individual Police Officer (IPO) Polri untuk misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Afrika.

Upacara pelepasan ratusan personel yang tergabung dalam dua satgas itu dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

"Ini adalah salah satu prestasi dan kebanggaan karena dipercaya oleh PBB untuk kembali di tahun 2019 mengirimkan jumlah personel cukup banyak ke beberapa negara. Bagi Polri ini adalah kebanggaan dan sekaligus peluang untuk menunjukkan eksistensi di ranah internasional. Polri selama ini sudah banyak mengirimkan misi perdamaian," ucap Tito dalam amanatnya.

Sejak 2008 silam, Polri telah menugaskan FPU pada misi UNAMID di Darfur, Sudan yang melakukan rotasi setiap tahunnya. Pada tahun ini, merupakan rotasi ke 11 dari FPU Indonesia yang dipimpin oleh Kasatgas AKBP Henzley Moningkey.

Berbeda dengan sebelumnya, pada periode kali ini, untuk pertama kalinya dalam Satgas FPU terdapat 29 anggota Polisi Wanita (Polwan). Mereka akan ikut membantu menjaga perdamaian dunia.

"Untuk itu ini kesempatan bagi kita untuk berprestasi, sekaligus untuk melaksanakan apa yang sudah dipesankan dalam konstitusi kita, untuk menjaga perdamaian dunia," kata dia.

Polri kirimkan ratusan personel terbaiknya

Selain itu, terkait misi perdamaian ini, Polri juga mengirimkan kontingen terbaiknya untuk ditugaskan di kawasan Afrika Tengah. Operasi tersebut akan dipimpin oleh Kasatgas AKBP Arendra Wahyudi.

"Ini merupakan satu perwujudan dari yang disampaikan Indonesia saat Leaders Summit mengenai masalah Peacekeeping Operation yang berlangsung di PBB pada September 2015 lalu," kata Menlu, Retno Marsudi.

Retno menambahkan, pengiriman pasukan perdamaian ini merupakan salah satu yang membuat Indonesia diperhitungkan di mata dunia. Bahkan, kata Retno, alasan Indonesia diangkat menjadi anggota tidak tetap dewan keamanan PBB salah satu faktornya ialah kontribusi pengiriman pasukan perdamaian ini.

"Sekali lagi dengan sangat bangga hati saya sampaikan selamat kepada para Peacekeeper Indonesia yang akan membawa misi mulia, misi perdamaian dan kemanusiaan," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini