nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Tekstil Dimutilasi di Malaysia, Polisi Akan Selisik Aliran Keuangannya

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 14:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 14 337 2017882 bos-tekstil-dimutilasi-di-malaysia-polisi-akan-selisik-aliran-keuangannya-pMFnpXsZQC.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Teka-teki kasus pembunuhan yang disertai mutilasi terhadap bos tekstil asal Bandung, Nuryanto dan rekannya Ai Munawaroh di Malaysia, masih belum terpecahkan. Mengingat, belum diketahui apa motif dan alasan pelaku tega menghabisi nyawa kedua orang itu dengan keji.

Untuk mengusut kematian itu, Polri salah satunya akan menggandeng PPATK untuk menelisik transaksi aliran keuangan dari Nuryanto. Pasalnya, kedua korban itu terbang ke Malaysia disinyalir untuk menagih hasil keuntungannya dari rekan bisnisnya.

"NCB Interpol Indonesia bekerjasama dengan NCB Kuala Lumpur dan PDRM untuk melakukan penelitian lebih dalam kepada korban dengan kerjasama dengan PPATK untuk lihat jalur transfer keuangan korban," kata Sekretaris National Central Bureau Interpol (NCB) Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri Brigjen Napoleon Bonaparte dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (14/2/2019).

sd

 (Baca juga: Polri Pastikan Korban Mutilasi di Malaysia Adalah WNI)

Selain transaksi keuangan, polisi juga akan mendalami hasil komunikasi terakhir yang dilakukan oleh dua orang tersebut. Dari situ, nanti akan dijadikan bahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kemudian kami juga telah bekerjasama dengan Ditsiber Bareskrim Polri untuk melihat track record komunikasi yang dimiliki korban," tutur Napoleon.

 (Baca juga: Ada Potongan Tubuh WNI Korban Mutilasi di Malaysia yang Masih Disimpan Pelaku)

Polri memastikan bahwa jasad korban mutilasi yang ditemukan di Malaysia adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Nuryanto.

Kepastian itu didapatkan setelah tim Inafis Polri melakukan identifikasi sidik jari terhadap potongan tubuh korban. Hasilnya, polisi menemukan 12 titik kesamaan dengan identitas Nuryanto.

Sementara itu, untuk jasad Ai Munawaroh, Polri belum bisa memastikan. Mengingat, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) tidak menemukan potongan tangan dari korban tersebut. Saat ini, Polri akan mengirimkan sampel DNA untuk memastikan jasad dari Ai Munawaroh.

 ss

Diketahui PDRM sudah mengamankan dua warga negara Pakistan yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Namun, otoritas Malaysia belum menetapkan satu tersangka pun dalam kasus ini.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini