nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buaya Muncul di Pelabuhan Kota Ambon, BKSDA Langsung Pasang Perangkap

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 09:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 15 340 2018250 buaya-muncul-di-pelabuhan-kota-ambon-bksda-langsung-pasang-perangkap-hvKb61TMvq.jpg Ilustrasi buaya. (Foto: Ist)

AMBON – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku memasang perangkap untuk menangkap beberapa buaya yang muncul di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon. Kemunculan buaya itu diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat.

"Penyisiran Kamis ini dilakukan dengan memasang mata kail untuk menangkap buaya. Mata kail kita pasang bangkai binatang sebagai umpan buaya di tiga lokasi," kata petugas BKSDA Maluku, Junaidi Sam, di Ambon, Kamis 14 Februari 2019.

(Baca juga: Warga Sorong Selatan Tangkap Buaya Pemangsa Manusia)

Mengutip dari Antaranews, ia mengatakan proses pencarian dilakukan di tiga titik yaitu tempat muncul pertama buaya di dekat Kantor Ambon Ekspress, di belakang kantor itu, dan di kontainer Pelabuhan Yos Sudarso.

"Hari ini kami belum mendapatkan hasil karena kondisi air laut naik dan kemungkinan besar buaya sembunyi, kami terus melakukan upaya pencarian buaya yang sesuai informasi warga sebanyak dua ekor," kata Junaidi.

 Ilustrasi buaya. (Foto: Okezone)

Menurut Junaidi, informasi dari warga, buaya dilaporkan muncul sejak Selasa 12 Februari 2019 di gorong-gorong samping pusat perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz). Sebelumnya pada 31 Desember 2018, warga melaporkan kemunculan buaya di kawasan pasar lama atau Pelabuhan Slamet Riyadi.

Kala itu warga melihat buaya yang hendak berjemur di sekitar got besar atau tempat pembuangan kotoran di kawasan pasar lama atau Pelabuhan Slamet Riyadi.

(Baca juga: Petugas Bandara Jambi Temukan Paket Mencurigakan, Ternyata Isinya 4 Ekor Buaya)

"Laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan penyisiran dan rencana penangkapan buaya, kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke call center BKSDA Maluku jika buaya terlihat kembali," ujarnya.

Junaidi mengatakan, jika buaya tersebut telah ditangkap, sesuai rencana akan direlokasi ke habitat yang lebih aman dan jauh dari masyarakat.

"Sesuai rencana, kita akan merelokasi ke habibatnya di Seram Bagian Barat, mengingat sebelumnya kita telah melakukan relokasi beberapa kali ke sana," katanya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini