(Baca Juga: Temukan Granat di Area Latihan TNI AD, Bocah di Bogor Tewas Akibat Ledakan)
"Saya enggak bisa mikir apa-apa langsung saya bawa ke rumah sakit tapi meninggal dunia. Kalau temannya sempat dirawat, tapi (Doni) meninggal kemarin malam, satu lagi masih dirawat," jelas Abdul.
Menurut Abdul, granat yang dibawa anaknya itu sudah berada di rumah sejak Minggu 10 Februari 2019. Namun karena bentuknya yang asing, Abdul tidak menyangka bahwa barang tersebut merupakan granat yang masih aktif.

"Saya enggak tahu itu apa, saya kira onderdil mobil. Sudah ada di rumah dari hari Minggu, karena asing sempat dibuang sama istri saya, dimasukin ke kaleng susu, tapi ditemuin lagi sama anak saya terus dimainin," kata dia.