BOGOR – Granat GLM, yang menewaskan dua anak dan melukai satu orang di Kampung Wangun Jaya, Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Salah satunya dirasakan oleh Abdul Majid (45), ayah dari Muhammad Mubarok (10). Abdul mengaku masih terbayang detik-detik granat meledak dekat anaknya pada Kamis 14 Februari 2019.
"Kemarin siang, saya lagi di dalam rumah, terus kaget dengar suara ledakan dari samping rumah. Saya keluar itu lihat anak saya sama dua temannya sudah tergeletak, bau bahan peledak gitu," kata Abdul, saat ditemui Okezone, di rumahnya, Jumat (15/2/2019).

Melihat kondisi Mubarok yang sudah tidak berdaya dan bersimbah darah, Abdul bersama warga sekitar langsung bergegas membawannya ke RSUD Leuwiliang. Namun nahas, nyawa anak bungsu dari empat bersaudara itu tidak dapat tertolong.