JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menginginkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dimanfaatkan secara maksimal penggunaannya. Sebab itu, kedepan Alsintan akan dipasangi global positioning system (GPS) Tracking System untuk memantau penggunaannya oleh petani.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, selama ini pemantauan dilakukan dengan manual. Sehingga tidak terpantau secara maksimal.
"Kedepan, proses pengadaan semua Alsintan yang disalurkan ke Poktan dan Gapoktan akan dilengkapi GPS Tracking System. Melalui perangkat pelacak ini, Alsintan di seluruh Indonesia bisa dipantau secara real time sesuai nomor registrasi dan alokasi wilayah penempatannya," ujar Sarwo Edhy, Kamis (14/2/2019).
Sarwo Edhy mengungkapkan, GPS Tracking System untuk Alsintan bertujuan memantau Alsintan sebagai ‘barang modal’ yang harus dikonsolidasi pemanfaatannya. Selain itu, dapat berkembang sebagai modal usaha untuk mengembangkan usaha pelayanan jasa Alsintan (UPJA).
“Saat ini kita siapkan dashboard untuk monitor traktor roda empat dan excavator kepada pihak ketiga untuk menyiapkan hardware dan software-nya. Traktor roda dua juga kita coba install aplikasi serupa,” kata Sarwo Edhy.