Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Optimalkan Kinerja Alsintan, Kementan Manfaatkan GPS Tracking System

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Sabtu, 16 Februari 2019 |10:52 WIB
Optimalkan Kinerja Alsintan, Kementan Manfaatkan GPS Tracking System
Foto: Humas Kementan
A
A
A

 

Menurut dia, GPS Tracking System akan bekerja sesuai nomor registrasi dan alokasi wilayah yang dicatat software, misalnya ke Sumatera Selatan akan terpantau dari nomor urut sesuai jumlah alokasi Alsintan. Kemudian terpantau kinerjanya setiap waktu secara real time.

“Dari nomor registrasi akan terpantau kinerja. Mati atau hidup mesinnya. Kalau pun Alsintan hidup, apakah stationer (diam) atau dipakai bekerja. Juga terpantau berapa luas pemanfaatan untuk olah tanah, olah tanam, pemupukan hingga panen. Luasan lahan juga terpantau karena ada rumus untuk kinerja tiap Alsintan, kita hitung dari jam kerja dan faktor koreksi, karena ada rumusnya. Misalnya, satu jam TR4 bekerja di Sumsel tentu berbeda kalau dipakai di Jawa,” jelasnya.

Dia menambahkan, Ditjen PSP telah menetapkan kapasitas kinerja Alsintan per hari, yakni traktor roda dua (TR2) sekitar 0,3 hektare (ha); traktor roda empat (TR4) seluas 2 ha; combine harvesterkecil atau CHK 0,6 ha; CH ukuran sedang 1,2 ha; dan CH besar seluas 2 ha.

Kementan, melalui Ditjen PSP, telah menyalurkan bantuan Alsintan sebanyak 423.197 unit. Tahun 2014 bantuan hanya 23.401 unit, tahun 2015 meningkat menjadi 62.744 unit. Tahun 2016 meningkat tiga kali lipat menjadi 174.487 unit, kemudian tahun 2017 disalurkan sebanyak 92.256 unit dan tahun 2018 sebanyak 70.309 unit.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement