Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kementan Tegaskan Produksi Jagung Mencukupi Kebutuhan Pakan

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Minggu, 17 Februari 2019 |21:25 WIB
Kementan Tegaskan Produksi Jagung Mencukupi Kebutuhan Pakan
Foto: Humas Kementan
A
A
A

"Kebutuhan tersebut meningkat di tahun 2019 menjadi 8,59 juta ton untuk industri pakan dan 2,92 juta ton untuk peternak mandiri. Ini tentunya hal yang positif karena menjadi pendorong berkembangnya agribisnis jagung di Indonesia untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani jagung sebagai motor penggerak pembangunan di pedesaan," katanya.

Diarmita menekankan bahwa kebutuhan jagung untuk bahan pakan sebenarnya dapat dicukupi dari hasil produksi di dalam negeri karena jika dihitung per tahun produksi kita surplus. Namun demikian, lanjut dia, ada beberapa hal yang perlu dioptimalkan dalam penyerapan jagung di dalam negeri karena terdapat tiga aspek yang harus diperhatikan, yakni: Pertama, fluktuasi produksi.

Jika mengacu pada data Pusdatin tahun 2018, total produksi jagung selama setahun mencapai lebih dari 70 persen, terhitung sejak Januari sampai Agustus. Disisi lain, kebutuhan industri pakan dan peternak mandiri relatif konstan sepanjang tahun.

"Fluktuasi produksi ini akan menimbulkan peluang terjadinya guncangan terhadap harga jagung domestik. Kemudian ada pergeseran sentra produksi jagung," katanya.

Seperti diketahui, dalam 22 tahun terakhir (1993-2015) telah terjadi pergeseran sentra produksi jagung, dari pulau Jawa ke Sumatera dan wilayah Timur Indonesia: Sulawesi, Kalimantan dan Nusa Tenggara. Meskipun dominasi produksi jagung tetap di pulau Jawa, namun terjadi pergeseran dari 62,26 persen (1993), menjadi 54,1 persen (2015).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement