Sarwo Edhy kembali menegaskan, Kementan saat ini punya program prioritas yakni Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani). Kementan tahun 2019 ini akan mengoptimalkan lahan rawa pasang surut dan lebak seluas 500.000 hektare di enam provinsi. Dari luasan itu, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) dinilai paling siap.
"Potensi lahan rawa lebak ada 32 juta hektare. Lahan produktifnya ada 10 juta hektare. Dan 30 ribu hektare adanya di Tanah Laut. Melalui Program ini, bisa mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia," pungkas Sarwo Edhy.
Bupati Sukamta berterima kasih atas perhatian Kementan terhadap pertanian Tanah Laut. Tercatat, dalam kurun waktu 2015-2018, bantuan yang digelontorkan Kementan sebesar Rp 200 miliar.
"Selama pemerintahan Bapak Jokowi-JK, 2015-2018, Kementan sudah menggelontorkan Rp 200 miliar. Sebesar
Rp 100 miliar atau 50 persennya berupa alsintan. Selebihnya pembuatan saluran irigasi, asuransi, akses kredit, optimasi lahan, serta pupuk bersubsidi," ungkap Bupati Sukamta.