nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Agung Kembali Erupsi, Status Siaga

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 16:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 22 244 2021552 gunung-agung-kembali-erupsi-status-siaga-Z12O9Ktxkd.jpg Gunung Agung (Foto: Ist)

JAKARTA - Gunung Agung, Bali, kembali erupsi pada hari ini, Jumat (22/2/2019) sekira pukul 16.31 WITA. Badan Geologi PVMBG Gunungapi menetapkan status Gunung Agung menjadi level III atau siaga.

"Telah terjadi erupsi Gunung Agung, Bali pada tanggal 22 Februari 2019 pukul 16:31 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 3.842 m di atas permukaan laut)," kata Kabid Manajemen Observasi Meteorologi Penerbangan BMKG, Hary Tirto Djatmiko melalui pesan singkatnya, Jumat (22/2/2019).

(Baca Juga: Gunung Agung Kembali Erupsi, Karangasem Dilanda Hujan Abu)

Menurut Hary, berdasarkan pemantauan tim PVMBG Gunungapi, kolom abu Gunung Agung akibat erupsi tersebut ber‎warna kelabu an condong mengarah ke arah timur.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 11 mm dan durasi ± 6 menit 20 detik," sambungnya.

Gunung Agung

Saat ini, kata Hary, Gunung Agung berada pada Status level III atau siaga dengan rekomendasi, msyarakat di sekitaran Gunung Agung serta pendaki atau wisatawan agar menjauh.

"Perkiraan bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru," katanya.

(Baca Juga: Gunung Agung Erupsi Lagi, Zona Bahaya Ditetapkan 4 Kilometer dari Puncak)

Tak hanya itu, Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung juga diimbau agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

"Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini