JAKARTA - Polisi telah menetapkan dua orang tersangka ledakan yang terjadi di areal foodcourt, lantai IV, Mall Taman Anggrek, pada Rabu 20 Februari 2019 lalu. Kedua tersangka yakni K dan F dijerat dengan pasal kelalaian lantaran tidak menjalankan tugasnya sesuai SOP.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Hengki Haryadi mengatakan, keduanya saat itu hendak melepaskan meteran gas di lokasi ledakan untuk direlokasi dari lantai 4 ke lantai 2. Namun keduanya tidak menutup semua aliran gas saat meteran gas dilepas sehingga menyebabkan ledakan.
Baca juga: Buntut Ledakan di Mal Taman Anggrek, 2 Karyawan Jadi Tersangka
"Terhadap dua orang ini kami kenakan Pasal 360 KUHP dengan lalainya mengakibatkan orang lain luka berat, dan kemudian Pasal 188 KUHP yaitu karena kesalahannya kealpaannya mengakibatkan kebakaran ataupun letusan, ancaman maksimal 5 tahun penjara," kata kata Hengki saat jumpa pers, Polres Jakarta Barat, Jumat (22/2/2019).

Hengki menjelaskan, seharusnya kedua tersangka tersebut memastikan bahwa penutupan tuas dilakukan dengan menggunakan flange DOP atau flange blind, alat bantu menutup pipa di sambungan terakhir.
Baca juga: Ledakan di Mal Taman Anggrek, 6 Korban Luka Bakar Seluruhnya Pegawai di Sana
"Namun pada pelaksanaannya pada hari (kejadian) itu ternyata petugas ini melihat ada 3 tenant (tuas) siap untuk dicopot namun ternyata DOP-nya hanya tersedia 2 sehingga yang bersangkutan ini berspekulasi artinya hanya cukup dengan tuas yang satu ini tidak perlu ditutup," paparnya.
Disaat pembenahan itu lanjut Hengky, salah satu pegawai Depot Betawi datang ke lokasi tuas gas yang sudah dicopot tanpa dipasang DOP. Ia mencoba menghidupkan kompor namun gagal.
Baca juga: Polisi Periksa Sejumlah Saksi Ledakan di Mal Taman Anggrek
"Akhirnya tuas ini dibuka akibatnya itu gas keluar dengan deras enggak lama kemudian dia keluar minta bantuan sekuriti tidak lama terjadilah ledakan," ungkapnya.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.