nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kerap Berbuat Onar, WN Inggris Diamankan Imigrasi

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 22 510 2021635 kerap-berbuat-onar-wn-inggris-diamankan-imigrasi-btaeb3eUaB.jpg WN Inggris yang diamankan petugas (foto: Kuntadi/Sindo)

SLEMAN - Seorang warga Negara Inggris, Terence Byrne (73) terpaksa diamankan petugas Kantor Imigrasi Yogyakarta, ketika diperiksa ia tidak memiliki dokumen imigrasi dan kerap berbuat ulah. Pria ini pun sudah overstay selama tinggal di Indonesia.

“Kita amankan kemarin,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Sutrisno Rabu (20/2/2019).

Sebelumnya, petugas mendapatkan informasi jika ada turis yang membuat ulah di kawasan Prawirotaman. Bahkan upaya mengganggu ketertiban ini juga beredar di media sosial. Namun saat itu petugas gagal mengamankan, lalu ada kabar jika Byrne menginap di salah satu homestay. Saat diamankan dia tengah berjalan dan meminta-minta makan di sekitar Prawirotaman.

“Pemilik homestay juga mengeluh, dia kerap berulah dan marah-marah,” jelasnya.

 sdd

Dalam proses pemeriksaan, dia tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian. Paspor dan izin tinggalnya tidak ada, dengan alasan hilang dicuri. Sesuai dengan Pasal 83 ayat 1 UU 6/2011 tentang Keimigrasian, setiap orang asing yang tidak memiliki dokumen perjalanan wajib ditempatkan di ruang detensi.

“Dia masih kerap berteriak, menendang pintu dan juga makanan dibuang,” terang Kasubsi Intelijen Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Raditya Jati Rumpoko.

Dari pengakuannya, duda dan berstatus pensiunan. Namun kemungkinan dana pensiunnya ditahan pemerintah dan tidak bisa dicairkan, akibatnya dia stress dan tinggal di Negara lain tanpa membawa biaya hidup.

Dari dokumen yang ada, dia masuk ke Indonesia pada 5 Desember 2018 dan memperpanjang izin tinggal sampai 2 Februari 2019. “Dia sudah overstay 20 hari di Indonesia,” jelasnya.

Rencananya, Byrne akan dikirim ke rumah detensi Semarang untuk penanganan lebih lanjut. Selain fasilitas yang lebih lengkap juga ada dokter dan penjaga. Kedepan Byrne akan dipulangkan ke negaranya setelah berkoordinasi dengan kedutaan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini