nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kades yang Diduga Tampar Anggota Panwas Dilaporkan ke Polisi

Abimayu, Jurnalis · Sabtu 23 Februari 2019 02:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 23 340 2021761 kades-yang-diduga-tampar-anggota-panwas-dilaporkan-ke-polisi-0HYKvXm4M9.jpg Ilustrasi Penganiayaan (Foto: Okezone)

KERINCI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kerinci, siap menempuh jalur hukum, atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kades Pelompek, terhadap pengawas pemilu.

Ketua Bawaslu Kerinci, Fatrizal, saat dikonfirmasi wartawan mengaku sudah menerima informasi tentang dugaan penganiayaan terhadap anggotanya.

Namun demikian, dia mengaku akan melakukan kroscek dengan meminta keterangan dari semua pihak.

“Malam ini kami melakukan pendampingan terhadap korban di Polres Kerinci. Jika memang ada indikasi pelanggaran hukum, maka kita tuntut keadilan sesuai aturan yang berlaku,” kata Fatrizal.

Untuk diketahui, kekerasan terhadap pengawas pemilu, terjadi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Kali ini, pelakunya adalah oknum kepala desa Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh.

Informasi yang didapat di lapangan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat 22 Februari 2019.

Baca Juga: Oknum Kades Diduga Aniaya Anggota Pengawas Pemilu

Penganiayaan panwaslu

Saat itu, sedang ada kegiatan sosialisasi masalah TKI, yang dihadiri oleh anggota DPR RI dan caleg Kabupaten Kerinci dari Demokrat.

Lantaran dihadiri caleg, Pengawas Pemilu Kecamatan Gunung Tujuh langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan.

Namun hal ini menyebabkan kades berang, karena menuding pengawas terlalu ketat melakukan pengawasan.

Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan Gunung Tujuh, Hendi Torial, saat dikonfirmasi mengakui adanya intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan oleh kades.

"Kejadian ini sore tadi. Saat kami melakukan pengawasan acara sosialisasi masalah TKI, yang dihadiri oleh anggota DPR RI, dan Caleg Partai Demokrat,” ungkapnya.

Oknum kades tersebut lanjut Hendi, saat kejadian dirinya berada di lokasi acara. “Bahkan satu anggota Panwasdes kami ditampar oleh kades. Warga lainnya di lokasi juga ikut melakukan intimidasi,” tambahnya.

Atas peristiwa ini, Hendi Torial mengaku akan membawa masalah ini lewat jalur hukum.

Baca Juga: Pria Bejat Aniaya Anak Pacar hingga Tewas karena Tak Mau Berhenti Menangis

Pantauan di Mapolres Kerinci, hingga malam ini, Ketua Bawaslu dan dua anggota serta Panwaslu Kecamatan Gunung Tujuh, Panwasdes Pelompek tiba di Mapolres Kerinci untuk melaporkan dugaan tindak pindana yang telah dilakukan oknum kades tersebut.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini