(Baca Juga : Politikus PAN Khawatir Masyarakat Hanya Coblos Presiden)
Sementara itu, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA justru memprediksi bahwa angka golput pada Pemilu 2019 akan meningkat dibanding 2014. Hal tersebut setelah melihat sejumlah permasalahan teknis dan administratif dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Mungkin minimal 30 persen atau lebih (orang yang golput) itu ada ya. Bahkan mungkin lebih. Tapi terutama kenaikan porsi yang golput karena teknis dan administratif. Karena permasalahan banyak dan KPU cukup repot ya menghadapi persoalan teknis," ujar peneliti LSI, Adjie Al Farabi, di lokasi yang sama.
(Baca Juga : 30% Masyarakat Diprediksi Golput di Pemilu 2019, Ini Alasannya)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.