Teater Pandora biasanya mementaskan gaya realis. Namun, kali ini pertunjukkan Suto Mencari Jabatan dibawakan bergenre ludruk dan lenong lantaran memiliki karakter guyonan dan kritik sosial.
Dalam teater itu berceritakan Sumenjab yang berbicara mengenai kekuasaan, jabatan, dan kepentingan dalam menyambut pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun.
Sumenjab menjadi sebuah narasi alternatif di antara berbagai narasi sosial-politik yang saling membenturkan, dengan menghadirkan sosok Suto sebagai gabungan dari dua kandidat yang sedang bertarung saat ini. Adapun gaya ludruk dan lenong dipilih karena dinilai dapat menguraikan tema-tema yang berat ke dalam cerita sehari-hari yang penuh dengan guyonan.
"Intinya kami ingin menyampaikan pesan bahwa politik itu cuma sesaat. Jadi, jangan sampai yang sesaat itu merusak pertemanan kita yang selamanya," ujar sutradara pertunjukkan Yoga Mohamad.
"Melalui pementasan ini, kami ingin mengajak penonton untuk tertawa sekaligus mikir bahwa anak muda itu harus pintar, jangan mau dipecah-belah, dan bahwa politik itu dapat dinikmati secara gembira karena ternyata banyak kelucuan dan keluguan terjadi di belakangnya," tandas Yoga.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.