JAKARTA – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan tiga kartu baru yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja saat berpidato di acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Minggu (24/2/2019).
Janji kampanye yang disampaikan Jokowi itu seperti mengulangi cerita kampanye pada 2014 lalu. Lima tahun lalu, Jokowi yang berduet dengan Jusuf Kalla (JK) juga mengeluarkan tiga kartu ”sakti” yang menyasar warga miskin yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Baca juga: 3 Kartu Baru Jokowi Dinilai Manifestasi Jawaban Problem Rakyat
Politikus Partai Gerindra Rahayu Saraswati di Jakarta, Senin (25/2/2019), mempersilakan masyarakat menilai dari program-program yang dulu dijanjikan dan realisasi program itu. ”Pelaksanaan kartu-kartu ini harus jelas karena kalau hanya mengubah nama, padahal programnya sudah ada ya itu pun harus disampaikan ke masyarakat,” kata dia.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imim menyebut tiga kartu yang ditawarkan Jokowi itu berdasarkan hasil evaluasi kerja selama lima tahun dan mengacu kepada kebutuhan rakyat. ”Karena itu yang disebut pentingnya pengalaman di situ agar track rencana pembangunan betul-betul sesuai kebutuhan masyarakat," kata dia.
Merangkum berbagai fakta tentang kartu ”sakti” yang ditawarkan Jokowi pada 2014 dan 2019 tersebut dari berbagai sumber, Selasa (26/2/2019).
Baca juga: Jokowi Akan Keluarkan 3 "Kartu Sakti", TKN: Fokusnya Kini Pengembangan SDM
