Ma'ruf Amin: Saya ini Kiai, Tukang Azan, Kok Dibilang Bakal Enggak Ada Azan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 26 Februari 2019 18:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 26 605 2023143 ma-ruf-amin-saya-ini-kiai-tukang-azan-kok-dibilang-bakal-enggak-ada-azan-p4HarneWzt.jpg Ma'ruf Amin. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyadari banyaknya hoaks dan fitnah yang menyerang pihaknya. Satu yang tengah ramai adalah serangan kampanye hitam ibu-ibu di Karawang, Jawa Barat.

Kampanye hitam yang dibunyikan adalah jika Jokowi terpilih kembali, maka suara azan tak lagi terdengar, hingga legalnya pernikahan sesama jenis.

Ma'ruf mengaku heran ada yang bilang demikian. Pasalnya, dirinya adalah seorang kiai, sehingga tak mungkin jika terpilih tidak ada lagi suara azan.

"Saya ini kiai, tukang azan, betul atau tidak, kok malah enggak ada azan. Itu bohong, itu fitnah," kata Ma'ruf dalam acara Istighosah dan Salawat Kubro di Lapangan Dipati Ewangga Windu Sengkahan, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (26/2).

(Baca juga: Diserang Kampanye Hitam Emak-Emak, Kubu Jokowi Yakin Elektabilitas di Jabar Tetap Kokoh)

Ketum nonaktif MUI itu tak habis pikir sekaligus heran dengan hoaks yang bertebaran. Menurut Ma'ruf, cara seperti itu merusak demokrasi.

Ma'ruf Amin

"Ini orang ingin merusak, mengacaukan negara kita Indonesia, dan merusak demokrasi kalau kampanye dengan cara-cara tidak sehat," ucap Ma'ruf.

"Mudah-an kita dijaga oleh Allah karena setiap yang benar, pasti dijaga Allah SWT," imbuhnya.

Menghadiri Istighosah itu merupakan rangkaian safari Ma'ruf Amin di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ma'ruf kemarin (25/2) telah melakukan safari di Cirebon. Eks Rais Aam PB NU itu dijadwalkan akan bergerilya selama hari nonstop di Jawa Barat hingga 1 Maret 2019.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini