MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan agama Katolik akan "menghilang" dalam 25 tahun, karena skandal pelecehan seksual para pastor yang semakin terungkap.
“(Agama) Katolik akan menghilang dalam 25 tahun, akan hilang. Orang akan melupakannya,” kata Duterte mengutip Inquirer, Rabu (27/2/2019).
Ia mengatakan itu berlatar banyaknya skandal pelecehan seksual para pastor Katolik yang semakin terbuka ke publik.
“Ketika mereka terangsang, mereka melecehkan biarawati. Jika mereka gay, mereka lecehkan anak-anak. Siapa yang butuh agama seperti itu?” ujar Duterte.
Baca: Presiden Duterte Usulkan Ganti Nama Filipina Jadi Maharlika
Baca: Duterte: Tuhanmu Bukan Tuhanku, Tuhanmu Bodoh
Namun, Duterte menekankan kepada publik untuk tidak menanggapi serius pernyataannya.
“Yang bisa saya katakan tentang itu adalah konflik saya dengan Gereja Katolik yang bersifat pribadi,” katanya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.