JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) berharap aparat penegak hukum menemukan bukti ada atau tidaknya perintah dari oknum tertentu kepada terduga pelaku kampanye hitam pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Karawang, Jawa Barat.
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago mengatakan, dalang di balik kampanye hitam yang diduga dilakukan emak-emak di Karawang harus diungkap. Sebab, Irma mengaku dapat kiriman video yang memperlihatkan orang tua dari terduga pelaku meminta pertanggungjawaban Prabowo-Sandi atas kasus yang membelit anaknya.
"Saya juga tidak tahu apakah video itu benar ibu pelaku. Tetapi jika benar saya heran, kenapa ibu itu meminta tanggungjawab pada mereka (Prabowo-Sandi) ya? Kalau bisa dibuktikan ada keterkaitan atau perintah, tentu yang memerintahkan patut juga dimintai pertanggungjawaban," kata Irma kepada Okezone, Kamis (28/2/2019).
Menurut Irma, proses hukum terhadap terduga pelaku ataupun dalang di balik aksi ini dapat menimbulkan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang. Pasalnya praktik fitnah, ujaran kebencian ataupun membawa isu SARA dapat berpotensi melanggar hukum.