
"Wiranto dan Kivlan pernah dipanggil Komnas HAM tapi enggak datang untuk terkait dugaan mereka pada pelanggaran masa lalu itu," Feri menambahkan.
Baca juga: Sumpah Pocong Wiranto Dianggap Keberanian Bongkar Dalang Tragedi 98
Dia berharap, konflik antar kedua tokoh tersebut dapat memberikan ruang baru dalam menyelesaikan pelanggaran HAM di peristiwa Mei 1998.
"Itu menjadi ruang baru karena selama ini Jendral yang diduga terlibat belum memberikan keterangan resmi," ujarnya.