Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TKN: Putusan Munas Ulama Tanda NU Mendukung Pemerintah Atasi Masalah

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Sabtu, 02 Maret 2019 |14:16 WIB
 TKN: Putusan Munas Ulama Tanda NU Mendukung Pemerintah Atasi Masalah
Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Karding (foto: Reza/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai, keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Miftahul Huda Alazhar, Banjar, Jawa Barat, bukan saja menunjukkan komitmen besar NU dalam usaha meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga memecahkan masalah global.

"Keputusan-keputusan penting yang diambil dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU adalah pengharaman membuang sampah sembarangan, pengharaman bisnis MLM, dan pengelolaan sampah plastik secara terpadu dengan memasukan nilai-nilai budaya. Keputusan ini menunjukkan komitmen NU untuk terus mendukung pemerintah menyelesaikan problem hari ini," kata Karding dalam keterangannya, Sabtu (2/3/2019).

Kata dia, keputusan Munas Alim Ulama dan Konbes NU menunjukkan bahwa organisasi ini begitu responsif terhadap terhadap persoalan zaman. NU dengan tradisi kajian fiqih yang matang dan ketat tetap mampu melebur dengan perkembangan zaman.

 sd

"NU bukan cuma berjalan selaras dengan negara tapi juga mewarnai perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara kita," sambungnya.

Pada bagian lain, sambung dia, kehadiran Presiden dan Wakil Presiden RI, Jokowi dan Jusuf Kalla dalam acara pembukaan itu, kian memantapkan komitmen pemerintah di dalam membangun masyarakat yang religius serta keberpihakan kepada kelompok alim ulama.

"Pak Jokowi akan terus menjaga komitmennya di dalam mendorong citra Islam rahmatanlil'alamin yang bukan saja memberi kebaikan bagi umat Islam tapi juga bagi seluruh manusia dan alam semesta," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement