Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Ilmuwan Muslim yang Temukan Teori Evolusi 1.000 Tahun Sebelum Darwin

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2019 |14:44 WIB
Kisah Ilmuwan Muslim yang Temukan Teori Evolusi 1.000 Tahun Sebelum Darwin
Buku Al-jahr (BBC)
A
A
A

TEORI evolusi yang dicetuskan ilmuwan asal Inggris, Charles Darwin, adalah salah satu fondasi dasar ilmu pengetahuan modern. Namun, ternyata teori evolusi Darwin juga memiliki leluhur di khazanah ilmu pengetahuan dunia Islam.

Gagasan yang diajukan Darwin merevolusi pemahaman kita tentang dunia, bahwa makhluk hidup berubah dari waktu ke waktu dalam mekanisme yang disebut seleksi alam.

Melalui bukunya yang terbit tahun 1859, On the Origin of Species, Darwin mendefinisikan evolusi sebagai 'proses munculnya variasi keturunan'. Darwin merujuk pada ragam spesies dari satu leluhur yang sama.

 Baca juga: Kisah Revolusi Matematika di India, Sejarah Terciptanya Angka Nol

Sekitar satu milenium sebelum Charles Darwin, seorang filsuf Muslim yang hidup di Irak, al-Jahiz, telah menulis buku tentang proses evolusi binatang.

Seleksi alamiah

Al-Jahiz menyebut proses itu sebagai sebuah proses natural. Nama asli filsuf itu sebenarnya adalah Abu Usman Amr Bahr Alkanani al-Bisri. Namun sejarah mencatatnya sebagai al-Jahiz.

Nama harifiah itu berarti seseorang dengan bola mata yang nyaris copot. Itu bukanlah sebutan yang paling bersahabat untuk memanggil seseorang.

Meski begitu ketenaran al-Jahiz terus hidup dalam bukunya yang berpengaruh, Kitab al-Hayawan (Buku tentang Binatang).

 https://ichef.bbci.co.uk/news/624/cpsprodpb/14637/production/_105611538_109d72e3-295c-4c32-9edf-b28b36877a25.jpg

Al-Jahiz lahir tahun 776 sebelum Masehi di kota Basra, Iraq bagian selatan. Saat itu, gerakan Mutazilah yang mengutamakan akal ketimbang tradisi tengah berkembang di Basra.

 Baca juga: Ketika Penganut Kristen Melarang Perayaan Natal

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement