Menaker Minta Perguruan Tinggi Berorientasi Pasar Kerja & Wirausaha

Abu Sahma Pane, Okezone · Selasa 05 Maret 2019 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 05 1 2026096 menaker-minta-perguruan-tinggi-berorientasi-pasar-kerja-wirausaha-IT4vaqsESH.jpg Foto: dok.Humas Kemenaker

JAKARTA - Perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 dinilai harus berorientasi kepada kebutuhan pasar kerja dan pembangunan kewirausahaan. Dengan begitu lulusan kampus-kampus bisa masuk pasar kerja atau membuka usaha sendiri.

"Kita didik dan latih anak-anak dengan dua orientasi, agar bisa masuk pasar kerja, dan kedua agar mereka bisa membangun wirausaha," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri di Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Hanif mengakui saat ini perguruan tinggi masih memiliki orientasi akademisi. Akibatnya banyak lulusan perguruan tinggi yang kompetensinya masih dipersoalkan.

Untuk itu ia meminta kalangan akademisi atau perguruan tinggi agar tak terlalu takut dan khawatir dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Bahkan, menurutnya revolusi 4.0 tersebut sebaiknya direspons dan diantisipasi secara memadai.

"Karena dia (revolusi industri 4.0) akan munculkan tantangan sekaligus menciptakan peluang-peluang baru," katanya.

Lebih lanjut Hanif mengatakan, penting mengetahui perjalanan revolusi industri, yaitu transformasi industri tahap 1, 2, 3, sampai 4 yang dari sisi waktu berjalan lebih cepat.

"Revolusi industri 4.0 lebih cepat. Beda dengan revolusi industri 1, 2, 3 lebih predictable. Tapi nanti jika perjalanan revolusi industri 5.0 akan jauh lebih cepat lagi dibanding kurun waktu sebelumnya," ujarnya.

Hanif menambahkan, yang membedakan revolusi industri 4.0 dibandingkan revolusi industri sebelumnya adalah kombinasi tiga hal sekaligus yang sangat penting. Pertama, manusia (SDM), mesin (robot), dan big data. Ketiganya menyatu bersama sehingga membuat segala sesuatu menjadi sangat mudah.

"Tantangan industri kita bagaimana menjaga kompetitiveness dengan berbagai bentuk inovasi," katanya.

Sementara Rektor Universitas Pancasila Wahono Sumaryono berharap revolusi industri 4.0 dari aspek ketenagakerjaan bisa dimanfaatkan secara bersama untuk kemakmuran masyarakat Indonesia.

Ia pun menyebut tujuan digelarnya seminar ini sebagai wujud hadirnya perguruan tinggi membedah kebijakan untuk disampaikan kepada stakeholder.

"Dan sebagai introspeksi belajar mengajar, ini terus di-upgrade sesuai dinamika perkembangan eksternal," kata Wahono.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini