nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenaker: Perjanjian Kerja Bersama Dibutuhkan Agar Terbangun Hubungan Industrial yang Harmonis

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 15:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 06 1 2026614 kemenaker-perjanjian-kerja-bersama-dibutuhkan-agar-terbangun-hubungan-industrial-yang-harmonis-ugk30MHA9k.jpg Foto: dok.Humas Kemenaker

BEKASI - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyerukan agar semua perusahaan membuat Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan para pekerja masing-masing. Dengan demikian diharapkan terbangun hubungan industrial yang harmonis. Sebab PKB dibuat atas dasar perundingan dan disepakati antara serikat pekerja/buruh dengan pengusaha.

"Menurut Data World Bank, perusahaan yang telah memiliki PKB mayoritas (96%) pekerjanya merasa puas,” demikian pesan Direktur Persyaratan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Siti Junaedah yang dibacakan oleh Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama, Wiwik Wisnu Murti dalam acara Dialog Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berkualitas

Acara itu sendiri dihadiri perwakilan dinas ketenagakerjaan, manajemen perusahaan, serta serikat pekerja/buruh di kawasan Jakarta, Bekasi dan Depok, Selasa (5/3/2019).

Direktur Junaedah melanjutkan, PKB merupakan kebijakan yang sangat penting karena merupakan salah satu sarana hubungan industrial yang kedudukannya lebih baik atau lebih tinggi dibandingkan dengan peraturan perusahaan (PP).

“Bentuk kemitraan antara pekerja dan pengusaha dalam perusahaan lebih terwujud dalam PKB. Sedangkan PP dibuat oleh pengusaha tanpa ada perundingan dengan pekerja,” jelasnya.

Kemitraan yang terbangun dengan kokoh dan kondusif di perusahaan tentu akan berdampak positif bagi kesejahteraan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada hari ini sebagai bentuk wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis,” ucap Junaedah.

PKB merupakan Skala Prioritas Nasional yang harus dicapai setiap tahunnya, sehingga target yang harus dicapai pada 2019 adalah sebanyak 14.257 perusahaan harus memiliki PKB.

Sedangkan tahun lalu ditargetkan 13.910 perusahaan membuat PKB, dan yang tercapai melebih ekspektasi, yakni 14.418 perusahaan telah membuat PKB.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini