Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polemik Sebutan 'Kafir', TKN: Ini Persoalan Persaudaraan Sesama Bangsa

 Polemik Sebutan 'Kafir', TKN: Ini Persoalan Persaudaraan Sesama Bangsa
Ketua Umum Relawan Milineal Jokowi-Maruf, Misbahul Ulum (foto: ist)
A
A
A

 (Baca juga: MUI Ajak Umat Tak Berlebihan Sikapi Kata Kafir dan Non-Muslim)

Misbahul menjelaskan, bahwa NU memunculkan kembali persoalan tersebut untuk menjaga hubungan etika sesama umat dalam hidup bernegara, yang mulai memanas karena meningkatnya suhu politik.

“Seperti kepada saudara-saudara kita umat Hindu yang hari ini merayakan Hari Nyepi misalnya. Masa iya Anda mengatakan, ‘Selamat kepada saudara kafir yang merayakan’. Kan sangat melukai ucapan semacam itu,” contoh Misbahul.

Wakil Sekjend Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini memandang bahwa yang terkaget-kaget dengan persoalan ini kemungkinan adalah mereka yang tidak terbiasa dengan ragam pendapat dan kajian fiqih.

“Atau kemungkinan lain, mereka memang adalah orang yang sudah sering memposisikan diri berseberangan terhadap setiap keputusan yang diambil NU,” simpul Misbahul.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement